Jagosatu.com - Kawasan Asia mencatat pertumbuhan ekonomi yang melampaui ekspektasi pada kuartal III tahun 2025.
Menurut laporan Inquirer, hampir seluruh negara Asia menunjukkan peningkatan signifikan kecuali Filipina.
Pertumbuhan ini dianggap mengejutkan karena kondisi ekonomi global sedang tidak stabil.
Kenaikan permintaan ekspor menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kawasan Asia.
Pemulihan manufaktur di berbagai negara juga memberikan kontribusi besar.
Negara seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand mencatat penguatan yang lebih besar dari perkiraan analis.
Baca Juga: Kepercayaan Dunia ke Amerika Serikat Menurun? Laporan Baru S&P Bikin Pasar Was-was
Di Vietnam, kinerja sektor industri tumbuh kuat setelah ekspor elektronik meningkat.
Malaysia mendapatkan dorongan dari sektor minyak dan gas yang kembali pulih.
Thailand mengalami peningkatan pada sektor pariwisata yang mulai bangkit setelah penurunan sebelumnya.
Kawasan Asia dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Beberapa ekonom menyebut bahwa Asia berhasil memanfaatkan momentum pemulihan permintaan dunia.
Di sisi lain, Filipina menjadi satu-satunya negara yang tidak memenuhi ekspektasi pasar.
Menurut laporan yang sama, pertumbuhan Filipina melambat karena konsumsi domestik menurun.
Sektor investasi Filipina juga melemah akibat tingginya biaya pinjaman.
Ketergantungan Filipina pada remitansi membuat ekonominya tidak sekuat negara tetangga yang berbasis manufaktur.
Para analis memperingatkan bahwa Filipina perlu mempercepat diversifikasi ekonomi.
Banyak negara Asia kini memperluas pasar ekspor ke negara-negara nontradisional.
Strategi ini dianggap efektif untuk mengurangi ketergantungan pada perekonomian negara besar.
Pertumbuhan Asia yang melebihi ekspektasi menunjukkan bahwa kawasan ini tetap menjadi pusat ekonomi global.
Kondisi ini juga membuat investor internasional kembali melirik Asia sebagai tempat menanam modal.
Laporan Q3 menjadi sinyal positif bahwa Asia siap menghadapi tantangan ekonomi tahun depan. (J)
Editor : ALengkong