Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Cara Saint De Lucaz Jinakkan Ego Pemain Muda Team Liquid ID di MPL ID S14

ALengkong • 2024-08-19 13:35:11

Liquid Saint De lucaz
Liquid Saint De lucaz

Jagosatu.com - 
Team Liquid ID kembali mencuri perhatian dengan kemenangan gemilang mereka atas Rebellion Esports di pekan kedua MPL ID S14. Namun, di balik kemenangan ini, ada rahasia besar yang dijaga rapat oleh pelatih mereka, Saint De Lucaz. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar tim ini? Bagaimana sang pelatih mengendalikan ego para pemain muda yang sering kali berapi-api?

Drama di Balik Kemenangan: Taunting Hingga Dominasi

Pertandingan penuh tensi antara Team Liquid ID dan Rebellion Esports tak hanya memanjakan mata para penggemar dengan permainan apik, tetapi juga dengan berbagai aksi taunting yang seru. Aeronshikii dan Audycs, dua bintang yang sama-sama memiliki gengsi tinggi, terlibat dalam pertarungan mental bahkan sebelum pertandingan dimulai. Namun, pada akhirnya, dominasi The Cavalry—julukan Team Liquid ID—terlalu kuat untuk dihadang. Banteng Biru harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dihantam keras oleh trio maut: Favian, Aeronshikii, dan Widy.

Mengendalikan Api Semangat: Cara Saint De Lucaz Jinakkan Ego Pemain

Dengan masuknya tiga pemain muda berbakat dari Team Liquid Academy, Saint De Lucaz dihadapkan pada tantangan besar: mengendalikan semangat berapi-api yang sering kali disertai ego bintang. Dalam wawancara eksklusif bersama RevivaLTV, pelatih kepala Team Liquid ID ini membuka rahasia bagaimana ia menjaga para pemain muda tetap fokus dan disiplin.

Menurut Saint De Lucaz, meski semangat tinggi adalah aset berharga, ego yang tak terkendali bisa menjadi bumerang. “Ada banyak kasus di mana karier pemain redup karena egonya tak bisa dikontrol. Di sinilah peran pelatih sangat penting,” ujarnya.

Push-Up Hingga Hukuman Khusus: Metode Disiplin yang Tak Terduga

Saint De Lucaz mengungkapkan bahwa ia menerapkan hukuman fisik sebagai bentuk disiplin kepada pemain yang melanggar aturan. Push-up adalah salah satu metode yang digunakan, terutama jika pemain melakukan tindakan yang jelas-jelas salah namun tetap dilakukan. “Kalau meng-handle, mungkin saya suruh push up. Apalagi kalau melakukan sesuatu yang aneh, seperti tindakan bodoh, itu ada punishment tersendiri,” kata sang pelatih.

Lebih dari sekadar hukuman, Saint De Lucaz menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk mengingatkan para pemain akan dampak negatif dari kesalahan mereka. Dengan demikian, pemain akan berpikir dua kali sebelum bertindak sembarangan.

Menuju Puncak Kesuksesan: Disiplin yang Membawa Team Liquid ID Bersinar

Dengan metode disiplin yang diterapkan, Saint De Lucaz berharap seluruh pemain bisa mengontrol tindakan mereka dengan lebih baik. Semakin disiplin seorang pemain, semakin besar peluang mereka dan Team Liquid ID untuk menapaki tangga kesuksesan yang lebih tinggi. Mungkinkah disiplin ini yang akan membawa mereka menjuarai MPL ID S14? Hanya waktu yang akan menjawab, tapi satu hal yang pasti: di bawah bimbingan Saint De Lucaz, Team Liquid ID siap menaklukkan tantangan apa pun yang ada di depan mata.



(Joshuakussoy)

Editor : ALengkong
#Ego Pemain #MOBILE LEGEND #Saint De Lucaz #Team Liquid ID #Esports Indonesia #mobile legends #Esports Disiplin #Team Liquid Academy #mpl id s14 #mpl indonesia