Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Game Baru Valve ‘Deadlock’ Ramai di Awal, Kini Sepi? Gagal Melengserkan Marvel Rivals dan Overwatch?

ALengkong • 2025-07-25 07:58:06

Logo Deadlock dan Main Lobby sebagai bacckground
Logo Deadlock dan Main Lobby sebagai bacckground

Jagosatu.com - Valve akhirnya mengumumkan game terbaru mereka yang sudah lama dirumorkan dengan nama Deadlock pada Agustus 2024.

Game ini pertama kali tersedia dalam bentuk invite-only playtest, dan langsung mencuri perhatian komunitas.

Deadlock adalah kombinasi antara game third-person shooter dan MOBA, dengan format pertandingan 6 lawan 6.

Valve menggambarkan game ini masih dalam tahap awal pengembangan dan banyak hal yang belum final.

Baca Juga: Wuchang: Fallen Feathers Bikin Kamu Gak Bisa Berhenti Main

Di awal rilis, antusiasme pemain sangat tinggi karena Valve terkenal dengan game-game besar seperti Dota 2 dan Counter-Strike.

Menurut data dari SteamDB, jumlah pemain Deadlock mencapai puncak lebih dari 160.000 orang secara bersamaan.

Desain peta yang awalnya memiliki empat jalur (lane) menjadi salah satu daya tarik tersendiri di kalangan pemain MOBA.

Setiap hero memiliki skill unik dan peran masing-masing, mirip dengan konsep di Overwatch dan Dota 2.

Selain itu, fitur mengumpulkan Soul Orbs sebagai mata uang utama dalam pertandingan menambahkan elemen strategi.

Namun, seiring waktu, beberapa masalah mulai muncul di komunitas Deadlock.

Salah satu kritik utama adalah keseimbangan antar hero yang belum stabil dan sistem upgrade yang terlalu kompleks.

Banyak pemain juga mengeluhkan desain peta yang terlalu besar, membuat permainan terasa lambat dan membosankan.

Pada awal 2025, Valve melakukan update besar dengan mengubah peta dari empat jalur menjadi tiga jalur.

Mereka juga memperkenalkan sistem anti-cheat unik yang mengubah pemain curang menjadi katak sebagai bentuk hukuman.

Meski fitur ini lucu, sayangnya tidak cukup untuk menahan penurunan jumlah pemain.

Jumlah pemain aktif harian turun drastis menjadi hanya sekitar 18.000 hingga 20.000 pemain.

Valve akhirnya mengganti pendekatan mereka dalam melakukan pembaruan, dari sistem dua minggu sekali menjadi lebih jarang tapi lebih matang.

Beberapa pengembang dari Dota 2 bahkan dipindahkan ke proyek Deadlock agar pengembangannya lebih fokus.

Namun, komunitas merasa Valve terlalu lambat merespons masalah yang ada dalam game.

Di forum-forum seperti Reddit, banyak pemain mengaku sudah kehilangan minat karena game terasa setengah jadi.

Sampai Juli 2025, Valve belum memberikan roadmap rilis resmi untuk versi publik penuh dari Deadlock.

Meski masih dalam tahap pengembangan, nasib Deadlock kini menjadi tanda tanya besar di kalangan gamer.

Apakah ini akan menjadi kesuksesan seperti Dota 2, atau kegagalan seperti Artifact, game kartu digital Valve sebelumnya?

Komunitas masih berharap bahwa Valve akan mengejutkan publik dengan pembaruan besar dan peluncuran resmi yang stabil.

(J)

Editor : ALengkong
#ValveGame #SteamNews #deadlock #ShooterMOBA