Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Splitgate 2 Gagal Total?! Game Gratis Ini Ditarik Balik ke Beta Gara-Gara Skin Mahal!

Toar Rotulung • 2025-07-30 09:30:53

Splitgate 2
Splitgate 2
Jagosatu.com - Splitgate 2 jadi bahan pembicaraan panas di dunia game setelah peluncurannya yang mengecewakan pada Juni 2025.

Game shooter gratis ini awalnya dipuji karena menggabungkan elemen FPS klasik dengan fitur portal ala Portal.

Namun sayangnya, harapan besar itu hancur ketika para pemain menemukan banyak masalah serius sejak hari pertama.

Masalah terbesar datang dari sistem monetisasi yang dianggap terlalu mahal dan memaksa.

Banyak pemain mengeluh karena ada skin portal yang dihargai sampai $34 dan bundle item yang mencapai $80.

Meskipun game ini bisa dimainkan gratis, pemain merasa dipaksa beli skin biar bisa tampil keren dan beda.

Rating di Steam pun anjlok jadi "Mixed" hanya dalam beberapa hari pertama peluncuran.

Tidak hanya soal harga, gameplay-nya pun dianggap biasa-biasa saja, terlalu mirip Warzone atau Apex tanpa ciri khas.

Mode battle royale yang dijanjikan justru bikin banyak pemain merasa bosan karena minim inovasi.

Fitur portal, yang seharusnya jadi keunikan utama game ini, malah terasa terbatas dalam banyak peta.

Komunitas pun mulai membandingkan Splitgate 2 dengan game lain yang lebih jujur dan adil dalam monetisasinya.

Salah satu game yang sering disebut adalah Wardeka, game shooter buatan lokal yang tidak mengandalkan skin mahal.

Wardeka memberikan pengalaman FPS yang lebih murni, fokus pada skill dan gameplay, bukan tampilan karakter.

Perbandingan ini makin mencolok karena Wardeka tidak menggunakan sistem loot box atau item eksklusif berbayar.

Melihat respon negatif dari pemain, developer Splitgate 2 yaitu 1047 Games akhirnya mengambil langkah drastis.

Mereka menarik kembali game ini dari status rilis resmi ke versi beta untuk diperbaiki secara total.

Hal ini diumumkan lewat pernyataan resmi bahwa mereka ingin membangun ulang sistem progresi dan monetisasi dari nol.

Keputusan ini juga dibarengi dengan pemangkasan staf secara besar-besaran dari tim pengembang.

Banyak anggota tim utama diberhentikan agar studio bisa bertahan dan fokus pada pengembangan ulang.

Bahkan, server game original Splitgate generasi pertama juga ditutup agar sumber daya bisa dialihkan sepenuhnya ke proyek ini.

Sementara itu, pendiri studio mengaku tidak mengambil gaji demi menjaga proyek ini tetap hidup.

Para pemain sempat marah dan kecewa, namun sebagian juga menghargai langkah jujur dari tim developer.

Pihak studio menyatakan mereka ingin mendengar lebih banyak dari komunitas dan berencana membuka playtest publik.

Rencana peluncuran ulang versi penuh ditargetkan terjadi paling cepat pada awal tahun 2026.

Sementara itu, komunitas tetap skeptis, takut kejadian buruk ini akan terulang lagi jika tidak ada perbaikan serius.

Beberapa influencer game bahkan menyebut ini sebagai “pelajaran mahal tentang tamak dan hype kosong”.

Splitgate 2 awalnya punya potensi besar karena konsep uniknya, tapi gagal karena monetisasi yang terlalu serakah.

Masalah ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara konten gratis dan barang berbayar dalam game modern.

Wardeka, meskipun sederhana, justru jadi contoh bagaimana kejujuran dan gameplay bagus bisa lebih disukai.

Game bukan cuma soal grafis keren dan skin mahal—tapi soal rasa puas saat bermain dan adil untuk semua pemain.

Sekarang, semua mata tertuju pada bagaimana 1047 Games bisa bangkit kembali atau tenggelam selamanya.

Semoga ke depan developer lebih fokus pada kualitas permainan daripada dompet pemain.

vyr

Editor : Toar Rotulung
#Microtransactions #wardeka #Splitgate2 #BetaVersion #FPSGame #GameNews