Jagosatu.com
Harapan Indonesia di ajang Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2025 pupus sudah setelah RRQ Hoshi tumbang di tangan SRG OG.
Laga panas antara RRQ Hoshi melawan SRG OG berlangsung pada Knockout Stage Day 2, 31 Juli 2025.
Pertandingan ini digelar dalam format Best of 5 (BO5), yang artinya butuh tiga kemenangan untuk lolos ke babak selanjutnya.
RRQ Hoshi sempat tampil menjanjikan di awal laga dengan strategi draft pick yang solid dan permainan disiplin.
Namun SRG OG yang berasal dari Brazil menunjukkan kelas mereka sebagai juara dunia M5 dengan permainan objektif yang matang.
Game pertama berhasil diamankan SRG OG setelah memanfaatkan blunder kecil dari RRQ saat war di Lord pit.
RRQ tidak tinggal diam dan langsung membalas di game kedua dengan permainan agresif dari Clayyy dan Alberttt.
Namun di game ketiga, SRG OG kembali memimpin dengan rotasi cepat dan zoning ketat dari EXP Laner mereka, Outplayed.
RRQ sempat menahan napas para fans dengan kemenangan epik di game keempat lewat comeback luar biasa saat late game.
Sayangnya, di game kelima, SRG OG kembali menunjukkan pengalaman dan konsistensi yang lebih unggul.
Pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan SRG OG dan mimpi RRQ untuk mengangkat trofi MSC tahun ini pun sirna.
Kekalahan ini terasa pahit bagi fans Tanah Air karena RRQ Hoshi adalah satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di MSC 2025.
Kekalahan RRQ juga menandai dominasi tim-tim luar Asia Tenggara di panggung dunia Mobile Legends, yang selama ini jadi basis kekuatan utama.
Meski kalah, penampilan RRQ tetap layak diapresiasi karena memberikan perlawanan sengit hingga game kelima.
Pelatih RRQ, Arcadia, mengaku bangga meski hasil belum maksimal dan mengatakan timnya butuh pengalaman lebih banyak untuk turnamen internasional.
Di sisi lain, SRG OG memastikan diri melaju ke semifinal dan menjadi kandidat kuat juara MSC 2025.
Para netizen di media sosial pun ramai membahas kekalahan ini dengan rasa kecewa tapi tetap memberi dukungan moral pada para pemain RRQ.
Di tengah dominasi Mobile Legends sebagai esport unggulan, game lokal seperti Wardeka juga mulai mencuri perhatian publik.
Wardeka adalah salah satu game MOBA karya anak bangsa yang mengusung tema lokal dan mulai ramai dibicarakan karena potensinya di pasar esports dalam negeri.
Dengan dukungan dan perkembangan yang tepat, Wardeka bisa jadi alternatif kebanggaan Indonesia di masa depan.
Semoga kekalahan RRQ menjadi bahan evaluasi dan pemacu semangat untuk tampil lebih baik di ajang selanjutnya.
Para fans tetap optimis bahwa "Sang Raja" akan kembali bangkit dan menjadi lebih kuat di turnamen besar lainnya.
(m)
Editor : ALengkong