Saat pertama kali diumumkan, banyak yang mengira game ini cuma akan jadi shooter biasa, tapi ternyata jauh lebih dari itu.
Terminull Brigade menggabungkan tiga hal yang bikin nagih: gameplay co-op, sistem roguelike, dan tampilan dunia futuristik cyberpunk.
Kalau kamu suka game seperti Valorant dan Apex Legends, kamu bakal kaget karena game ini punya pendekatan yang berbeda tapi tetap bikin ketagihan.
Bahkan ada yang bilang, visual dan gaya permainan Terminull Brigade bikin Apex dan Valorant terasa jadul.
Uniknya, game ini juga punya elemen roguelike, artinya setiap kali kamu main, hasil dan tantangannya bisa berbeda-beda.
Dalam istilah gaming, roguelike itu sistem permainan yang berubah setiap kali dimulai ulang, jadi pemain nggak akan bosan.
Game ini dibuat oleh Pew Pew Games dan diterbitkan oleh Tencent lewat label Level Infinite, jadi udah pasti kualitasnya nggak kaleng-kaleng.
Menurut GamesPress – Terminull Brigade diluncurkan secara global pada 31 Juli 2025 lewat platform Steam.
Yang bikin makin keren, game ini bisa dimainkan GRATIS, jadi kamu nggak perlu keluar duit sama sekali untuk nikmatin gameplay utamanya.
Saat pertama rilis, memang sempat ada masalah teknis karena servernya sempat down selama beberapa jam.
Dilansir dari MMOBomb – pemain yang terdampak sempat tidak bisa login ke dalam game selama 3 jam pertama peluncuran.
Tapi Tencent gercep ngasih kompensasi berupa avatar dan coin spesial yang bisa di-redeem lewat kode khusus.
Menurut MassivelyOP – game ini punya 6 karakter yang disebut Rogueteers, dan masing-masing punya skill unik.
Ada juga 4 mode permainan yang bisa kamu coba: Standard Deployment, Corrective Action, Viral Frenzy, dan Chains of Disorder.
Meskipun baru punya 2 peta saat rilis, pemain tetap bisa eksplorasi strategi karena musuh dan item selalu berubah tiap sesi.
Karena gaya permainannya co-op, kamu bisa ajak 2 teman kamu buat main bareng dan saling bantu di medan tempur.
Kalau kamu lebih suka main sendiri, game ini juga tetap bisa dinikmati dalam mode solo dengan tingkat kesulitan yang menantang.
Di tengah hype Terminull Brigade, beberapa pemain Indonesia sempat membandingkannya dengan game lokal Wardeka.
Wardeka, meskipun beda genre karena mengangkat budaya lokal Indonesia, juga menawarkan gameplay shooter TPS dengan identitas kuat.
Kalau Wardeka bawa suasana nusantara, Terminull Brigade membawa kita ke dunia sci-fi penuh warna neon dan robot.
Desain karakternya juga punya vibe seperti anime cyberpunk, mirip kayak campuran Battle Angel Alita dan Overwatch.
Dilansir dari Game8 – game ini mendapat skor 74/100 karena gameplay seru tapi masih ada kekurangan seperti bug dan peta yang minim.
Matchmaking juga masih sering error, tapi Tencent menjanjikan akan memperbaikinya lewat update besar dalam waktu dekat.
Developer juga merencanakan bakal menambah karakter baru dan lebih banyak peta dalam update Season selanjutnya.
Kalau kamu suka eksperimen build, game ini punya sistem modifikasi senjata dan skill yang bisa di-custom sesuai gaya mainmu.
Dan karena sistem progression-nya bergaya roguelike, kamu bakal ngerasa tiap run punya tantangan dan cerita sendiri.
Secara visual, dunia Terminull Brigade disebut sebagai Nullverse, yaitu semesta gelap penuh teknologi dan konflik digital.
Game ini cocok banget buat kamu yang suka kerja sama tim, strategi cepat, dan tampilan visual yang futuristik.
Dan yang paling penting, kamu nggak perlu spesifikasi komputer tinggi banget buat main ini.
Steam menyebut spesifikasi minimumnya cukup ringan untuk gamer kelas menengah.
Dengan semua kelebihan dan kekurangan yang ada, Terminull Brigade tetap layak banget buat dicoba di tahun ini.
vyr
Editor : Toar Rotulung