JAGOSATU.COM - Michelin resmi memperluas kiprahnya ke dunia esports dengan menjadi Official Partner Rocket League Championship Series (RLCS) 2026. Kolaborasi bersama BLAST, penyelenggara berbagai turnamen esports global, menjadi langkah terbaru Michelin dalam memperkuat relevansi merek di tengah berkembangnya budaya digital dan industri gaming yang semakin dekat dengan generasi muda.
Kemitraan tersebut diumumkan di Paris (17/6) dan menandai keterlibatan lebih jauh Michelin dalam ekosistem hiburan digital berbasis kompetisi. RLCS sendiri dikenal sebagai salah satu turnamen esports terbesar untuk gim Rocket League, yang menggabungkan unsur sepak bola dan kendaraan berkecepatan tinggi dalam permainan kompetitif yang menuntut presisi dan kontrol.
Bagi Michelin, karakter permainan Rocket League dinilai memiliki kesamaan nilai dengan dunia otomotif dan motorsport yang selama ini menjadi identitas perusahaan. Dalam permainan tersebut, kendaraan dituntut bergerak dengan akurasi tinggi, respons cepat, serta kemampuan menjaga kontrol di situasi kompetitif yang dinamis.
Presiden Direktur Michelin Indonesia, Ichayut Kanittasoontorn, mengatakan dunia esports dan otomotif memiliki irisan nilai yang sama, terutama terkait performa dan presisi.
“Dunia esports dan dunia otomotif memiliki kesamaan nilai, yaitu presisi, kontrol, dan performa. Di Michelin, kami melihat bahwa inovasi dan pemahaman akan performa tidak hanya relevan di jalan raya atau lintasan balap, tetapi juga dalam dunia digital yang semakin membentuk perspektif generasi muda terhadap mobilitas,” ujarnya.
Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar yang dinilai strategis dalam perkembangan esports. Dengan jumlah gamer yang terus meningkat dan budaya gaming yang semakin kuat, esports kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan, tetapi juga bagian dari gaya hidup digital generasi muda.
Rocket League memiliki jutaan pemain aktif setiap bulan secara global dan mencatat puluhan juta penayangan sepanjang musim kompetisi. Melalui kolaborasi ini, Michelin ingin memperluas koneksi dengan komunitas digital yang dekat dengan teknologi, kecepatan, dan budaya otomotif modern.
Keterlibatan Michelin di dunia gaming sebenarnya bukan hal baru. Selama lebih dari dua dekade, perusahaan tersebut telah berpartisipasi dalam berbagai platform simulasi otomotif dan gaming berbasis kendaraan untuk mendukung pengalaman berkendara virtual yang lebih realistis.
Kemitraan dengan RLCS 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang Michelin dalam membangun engagement dengan generasi baru tanpa meninggalkan fokus utama pada keselamatan, kualitas, dan inovasi teknologi.
Menurut Ichayut, Michelin ingin menunjukkan bahwa performa tidak hanya dipahami dalam konteks kecepatan, tetapi juga konsistensi dan kemampuan menjaga kontrol dalam berbagai situasi.
“Driving with confidence dimulai dari pemahaman terhadap performa, baik di dunia nyata maupun dunia digital,” katanya.
Di tengah perubahan lanskap mobilitas dan semakin kuatnya pengaruh budaya digital, Michelin melihat esports sebagai ruang baru untuk memahami bagaimana generasi muda memaknai teknologi, kompetisi, dan performa di era modern.(AME)
Editor : Amelia Beatrix