JAGOSATU.COM - Achmad Amaluddin menciptakan karya seni luar biasa dengan memanfaatkan koran bekas.
Miniatur masjid Madinah dan kapal pinisi buatannya berhasil menarik perhatian para pejabat, bahkan Menteri BUMN Erick Thohir.
Hampir setiap hari, Amaluddin mengabdikan waktunya di galeri Nizar Craft di Perumahan Bukit Randuagung Indah, Kecamatan Kebomas, yang juga berfungsi sebagai rumah pribadinya dan tempat memamerkan karyanya.
Aktif berkarya sejak tahun 2016, Amaluddin, mantan karyawan, menemukan kebahagiaan pascapensiun melalui seni.
Inspirasinya muncul dari anaknya yang gemar mengoleksi action figure. Dengan menggunakan koran bekas sebagai bahan utama, Amaluddin menciptakan miniatur yang tidak hanya tahan lama dan mudah dibentuk, tetapi juga unik di dunia seni kertas.
Baca Juga: Fobia Unik yang Bikin Geleng-geleng, Termasuk Ketakutan Terhadap Pakaian!
"Korannya dipotong-potong dengan beragam ukuran, digulung, dan direkatkan dengan lem. Saya juga memberikan sentuhan warna untuk membuatnya lebih menarik," ungkap Amaluddin.
Berbagai pesanan pun datang, termasuk dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang meminta miniatur masjid Madinah.
Karya-karya Amaluddin juga sering dipamerkan di berbagai ajang, menarik perhatian pembeli dari berbagai daerah, termasuk luar negeri.
Salah satu pencapaian luar biasa adalah saat Menteri BUMN Erick Thohir membeli miniatur pinisi, kapal tradisional asal Sulawesi Selatan, seharga Rp 6,5 juta. Keberhasilan ini membuat Amaluddin sangat bangga.
Setiap karya dihargai bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 7 juta, tergantung ukuran dan kerumitan.
Proses pembuatan membutuhkan waktu yang cukup lama, antara satu minggu hingga beberapa bulan.
Amaluddin selalu memulai dengan membuat sketsa dan dibantu istrinya, Erma Suryani, dalam memasarkan karyanya.
Semua proses kreatif ini dilakukan di rumah, sambil menjaga anak mereka yang berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Merawat Bibir dengan Cinta: 5 Cara Sederhana untuk Kecerahan Alami
Amaluddin dengan bangga meneruskan warisan seni kertasnya kepada orang-orang yang menghargai keunikan dan keindahan dalam setiap gulungan koran yang ia bentuk menjadi karya seni.(jpg)
Editor : Aryanti Sasamu