JAGOSATU.COM - Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah tiba, dan banyak dari kita mungkin merencanakan perjalanan ke kampung halaman atau destinasi liburan.
Meski begitu, berbagai kekhawatiran seperti keamanan rumah dan biaya listrik atau gas seringkali menyertai rencana liburan.
JawaPos.com kali ini memberikan empat tips terkait listrik berdasarkan imbauan dari PT PLN (Persero), sebuah perusahaan BUMN yang fokus pada penyediaan layanan listrik.
Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, menekankan pentingnya memastikan keamanan kelistrikan rumah saat ditinggalkan untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan selama perjalanan.
Ia menyampaikan, "Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Dengan sistem kelistrikan yang aman, masyarakat bisa tenang di kampung halaman ataupun saat di tempat wisata."
Berikut adalah empat tips untuk menjaga keamanan listrik saat meninggalkan rumah selama liburan:
1. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan dari colokan listrik
Pastikan Anda mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan agar lebih aman dari kemungkinan korsleting.
2. Nyalakan lampu penerangan seperlunya
Penting untuk menjaga penerangan di beberapa bagian seperti teras, bagian tengah dan sisi belakang rumah agar tetap terpantau situasinya, terutama bagi yang memasang kamera pengawas (cctv).
3. Isi token/bayar tagihan listrik
Bagi masyarakat yang ingin pergi meninggalkan rumah, pastikan listrik dalam kondisi aman.
Bagi pelanggan prabayar, isi token listrik terlebih dahulu sebelum bepergian.
Begitu juga bagi pelanggan pasca bayar, bayar dulu tagihan listrik sebelum meninggalkan rumah. Hal ini untuk menghindari listrik padam.
4. Titipkan tetangga atau melapor kepada RT setempat
Jika ada tetangga yang tidak bepergian, sebaiknya minta tolong untuk mengawasi rumah.
Atau Anda bisa melapor kepada Ketua RT setempat. Hal ini juga penting untuk memastikan keamanan rumah. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey