JAGOSATU.COM - People pleaser adalah seseorang yang merasa tidak nyaman dengan orang lain dan selalu berusaha memenuhi harapan mereka.
Dalam kehidupan sehari-hari, individu dengan ciri-ciri ini cenderung hanya memperhatikan keinginan orang lain, tanpa memperhatikan kebutuhan mereka sendiri.
Meskipun saling menghargai adalah hal yang baik, perilaku ini sering kali berlebihan, dengan fokus yang lebih besar pada orang lain daripada pada diri sendiri.
Baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional, orang dengan ciri-ciri ini sering mengalami kesulitan mencapai tujuan mereka.
Namun, jika Anda merasa menjadi seorang people pleaser di tempat kerja, ada langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas Anda.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri people pleaser di tempat kerja yang diungkapkan oleh Psychology Today pada Sabtu (24/2):
- Selalu setuju dengan pendapat orang lain
Jika Anda sering terlihat setuju dengan pendapat orang lain, bahkan ketika sebenarnya Anda tidak, mungkin Anda cenderung menjadi people pleaser.
Meskipun penting untuk menghargai pendapat orang lain, penting untuk tidak mengorbankan kebutuhan dan pendapat Anda sendiri hanya untuk disukai.
- Merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain
Jika Anda sering merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain dan merasa harus selalu ada untuk mereka, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda seorang people pleaser.
Setiap orang bertanggung jawab atas perasaan mereka sendiri, dan penting untuk tidak membebani diri sendiri dengan tanggung jawab yang tidak semestinya.
- Terlalu sering meminta maaf
Meminta maaf secara berlebihan seringkali merupakan ciri dari seorang people pleaser. Hal ini disebabkan oleh rasa bersalah yang berlebihan dan ketakutan akan penolakan atau kritik.
- Rela melakukan apa pun untuk orang lain
People pleaser sering kali cenderung mengikuti keinginan orang lain tanpa mempertimbangkan kebutuhan atau keinginan mereka sendiri.
- Sulit untuk mengatakan 'tidak'
Ketidakmampuan untuk mengatakan 'tidak' seringkali merupakan tanda dari seorang people pleaser.
Mereka mungkin khawatir bahwa menolak permintaan akan membuat mereka terlihat tidak peduli atau tidak dihargai.
Jika Anda mengenali ciri-ciri ini pada diri Anda atau rekan kerja Anda, jangan khawatir.
Ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mengatasi perilaku ini dan menjadi lebih mandiri serta percaya diri, sesuai dengan saran dari Psychology Today.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi atau mencegah perilaku people pleaser di tempat kerja:
- Mengenal diri sendiri
Langkah pertama adalah mengenal diri sendiri dan mengetahui apa yang penting bagi Anda dalam hidup dan karier.
Apa nilai-nilai dan tujuan-tujuan Anda? Apa yang membuat Anda bahagia dan puas? Dengan mengetahui hal-hal ini, Anda bisa lebih mudah menentukan prioritas dan batasan Anda.
- Menghargai diri sendiri
Langkah kedua adalah menghargai diri sendiri dan mengakui bahwa Anda juga berhak mendapatkan penghargaan dan pengakuan atas kerja keras Anda.
Jangan merendahkan diri sendiri atau membandingkan diri Anda dengan orang lain. Beri diri Anda pujian dan apresiasi ketika Anda berhasil melakukan sesuatu.
- Menyatakan pendapat dan kebutuhan Anda
Langkah ketiga adalah menyatakan pendapat dan kebutuhan Anda secara jujur dan tegas. Jangan takut menyampaikan apa yang Anda pikirkan atau inginkan, meskipun itu berbeda dengan orang lain.
Jangan juga ragu untuk menolak permintaan atau tawaran yang tidak sesuai dengan kepentingan Anda. Ingat, Anda tidak bisa menyenangkan semua orang.
- Membuat batasan yang sehat
Langkah keempat adalah membuat batasan yang sehat antara Anda dan orang lain. Batasan ini bisa berupa waktu, ruang, atau aktivitas yang Anda lakukan.
Dengan membuat batasan, Anda bisa melindungi diri Anda dari stres, tekanan, atau manipulasi orang lain. Anda juga bisa lebih fokus pada tugas dan tanggung jawab Anda.
- Mencari bantuan profesional
Langkah kelima adalah mencari bantuan profesional jika Anda merasa kesulitan untuk mengatasi kecenderungan people pleaser Anda.
Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog, konselor, atau coach yang bisa membantu Anda mengubah pola pikir dan perilaku Anda.
Anda juga bisa bergabung dengan komunitas atau kelompok dukungan yang bisa memberi Anda motivasi dan inspirasi.
Menjadi seorang people pleaser di tempat kerja bukanlah hal yang baik bagi kesejahteraan dan produktivitas Anda.
Anda perlu belajar untuk menghargai diri sendiri dan mengekspresikan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda bisa menjadi lebih bahagia, percaya diri, dan sukses dalam karier Anda. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey