Jagosatu.com
Terminal 1 Bandara Malpensa di Milan berubah jadi ajang kekacauan ketika seorang pria asal Mali tiba-tiba menyiram konter check‑in dengan cairan mudah terbakar dan menyalakannya, menyebabkan kepanikan massal di sekitar pukul 11 pagi waktu setempat pada 20 Agustus 2025.
Sebelum membakar area check-in, pelaku terlebih dahulu menggunakan palu untuk menghancurkan layar informasi dan meja konter, menambah ketegangan di area keberangkatan.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api dan asap hitam yang menyebar di terminal, memaksa turis dan penumpang lainnya berlarian ketakutan.
Seorang penumpang berani bahkan mengambil alat pemadam api dan menghantam pelaku hingga terjatuh sebelum petugas keamanan tiba dan meringkus pelaku.
Tim pemadam kebakaran segera datang dan memadamkan api, sementara petugas bandara cepat mengevakuasi area terdampak untuk keselamatan semua orang.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kejadian ini menyebabkan beberapa penerbangan tertunda atau dibatalkan karena sebagian terminal ditutup sementara.
Pelaku, yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, kini ditahan dan akan menghadapi dakwaan perusakan berat (aggravated damage).
Motif di balik tindakan brutal ini masih belum diketahui dan menjadi fokus penyelidikan pihak berwenang setempat.
Menurut Asosiasi Bandara Lombardia, situasi berhasil dikendalikan setelah pelaku ditangkap, meskipun sebagian lokasi tetap ditutup sementara demi keamanan.
Asap tebal menutupi sebagian terminal yang menyebabkan kepanikan; namun, petugas darurat memastikan lalu lintas udara tetap berfungsi dengan gangguan minimal.
Insiden ini pun menjadi pengingat pentingnya kesiagaan dan respon cepat di tempat umum seperti bandara yang sibuk
Para saksi mata menggambarkan suasana mencekam ketika mereka menyaksikan api menyala dan orang-orang berlarian dengan koper mereka, mencari jalan keluar.
Meski kejadiannya singkat, kekacauan ini cukup membuat geger dan menjadi perbincangan luas di media sosial dan berita internasional.
Pelatihan antisipasi bencana dan evakuasi massal di bandara kini menjadi sorotan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Bandara Malpensa sempat mengalami gangguan operasional, namun tidak ada sistem penerbangan utama yang terganggu parah.
Reaksi cepat penumpang dan petugas menjadi kunci bahwa insiden ini bisa ditangani tanpa korban jiwa.
Kini, sistem keamanan di bandara ramai dievaluasi ulang untuk mencegah ancaman serupa di masa depan.
Peristiwa ini cepat viral karena visualnya dramatis dan menakutkan, tapi di sisi lain menunjukkan solidaritas saat krisis.
(m)
Editor : ALengkong