Jagosatu.com
Kemajuan teknologi semakin membawa perubahan besar di sektor pariwisata dunia.
Kini, perencanaan liburan tak perlu ribet karena kecerdasan buatan alias AI siap membantu.
AI atau Artificial Intelligence adalah teknologi yang memungkinkan komputer berpikir dan mengambil keputusan layaknya manusia.
Dalam dunia pariwisata, AI mampu membantu wisatawan dalam memesan tiket pesawat, hotel, hingga menyusun itinerary.
Menurut laporan World Travel and Tourism Council – AI meningkatkan efisiensi layanan wisata hingga 30%.
AI juga digunakan dalam chatbot hotel yang melayani pertanyaan pengunjung selama 24 jam penuh.
Beberapa aplikasi travel kini menggunakan AI untuk merekomendasikan destinasi berdasarkan minat pengguna.
AI bisa mempelajari kebiasaan pengguna dari pencarian internet dan riwayat perjalanan sebelumnya.
Dengan begitu, saran yang diberikan lebih personal dan sesuai kebutuhan masing-masing wisatawan.
Di bandara, AI bahkan digunakan untuk mempercepat proses check-in dan imigrasi menggunakan teknologi pengenalan wajah.
Beberapa maskapai juga memakai AI untuk mengatur jadwal penerbangan dan manajemen bagasi secara efisien.
Dilansir dari Liputan6.com – AI mampu mengurangi kesalahan reservasi hingga 25% di industri perhotelan.
Penerapan AI juga meminimalkan kontak fisik, sangat berguna terutama sejak pandemi COVID-19.
Tur virtual yang didukung AI juga mulai digemari karena memberi gambaran destinasi sebelum benar-benar dikunjungi.
AI memungkinkan wisatawan menjelajah tempat wisata lewat ponsel atau kacamata VR (Virtual Reality).
Namun, di balik kemudahan ini, ada tantangan terkait keamanan data pribadi wisatawan yang harus dijaga.
Pakar menyarankan agar perusahaan wisata menggunakan AI dengan tetap menjaga etika dan transparansi data.
Meski masih ada yang ragu, AI terbukti mempercepat dan mempermudah banyak proses dalam dunia wisata.
Tak heran, makin banyak perusahaan travel yang berinvestasi besar dalam pengembangan teknologi AI.
Dengan AI, pengalaman liburan jadi lebih praktis, efisien, dan menyenangkan.
(m)
Editor : ALengkong