Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Gila! Sambal Ternyata Lebih Tua dari Kerajaan Majapahit – Ini Sejarahnya!

ALengkong • 2025-08-26 09:20:15

Jagosatu.com

Sambal Nusantara: dari cabya zaman Majapahit hingga cabai modern, tetap pedas dan kaya sejarah
Sambal Nusantara: dari cabya zaman Majapahit hingga cabai modern, tetap pedas dan kaya sejarah

Gila! Sambal Ternyata Lebih Tua dari Kerajaan Majapahit – Ini Sejarahnya!

Tahukah kamu kalau sambal ternyata sudah ada jauh sebelum Kerajaan Majapahit berdiri.

Sambal awalnya dibuat dari rempah lokal seperti cabya, jahe, dan lada.

Cabya merupakan sejenis lada lokal yang memiliki rasa pedas meski berbeda dari cabai sekarang.

Istilah "sambel" atau "sambal" sudah dikenal dalam bahasa Jawa sejak abad ke-10.

Sambal digunakan sebagai pelengkap makanan tradisional jauh sebelum adanya cabai modern.

Cabai modern baru masuk ke Indonesia sekitar abad ke-16 dibawa oleh pedagang Portugis.

Namun, tradisi makan sambal sudah lebih dahulu melekat di budaya masyarakat Nusantara.

Pada masa Majapahit, sambal dibuat menggunakan ulekan dari batu dan bahan rempah segar.

Sambal juga digunakan dalam upacara adat sebagai bagian dari sajian penting.

Kini, sambal yang kita kenal umumnya berbahan dasar cabai merah atau cabai rawit.

Varian sambal di Indonesia sangat banyak dan mencerminkan keanekaragaman budaya setiap daerah.

Ada lebih dari 110 jenis sambal tradisional yang tercatat dari berbagai provinsi.

Sambal terasi, sambal matah, sambal ijo, hingga sambal dabu-dabu adalah contoh populernya.

Sambal masak dan sambal mentah menjadi dua jenis utama yang dikenal masyarakat luas.

Sambal masak biasanya dimasak dengan minyak, sedangkan sambal mentah hanya diulek segar.

Bumbu pelengkap sambal seperti bawang, terasi, dan tomat memperkaya rasa dan aroma.

Di Jawa, sambal biasanya manis pedas, sedangkan di Timur Indonesia cenderung segar dan tajam.

Sambal kini tidak hanya dinikmati di Indonesia tapi juga populer di mancanegara.

Keberadaan sambal sejak ribuan tahun lalu menunjukkan kekayaan kuliner Indonesia yang luar biasa.

Sambal bukan sekadar pelengkap, tapi juga warisan budaya yang patut dibanggakan.

(m)

Editor : ALengkong
#MataramMajapahit #CulturalHeritage #SambalTradisional #SejarahSambal #RempahIndonesia #KulinerNusantara