Jagosatu.com
Pesawat Turkish Airlines rute Istanbul-San Francisco harus mendarat darurat di Gander, Kanada.
Kepanikan muncul saat asap tebal tercium dari bagian kabin penumpang.
Asap itu berasal dari perangkat elektronik misterius yang terbakar secara tiba-tiba.
Penumpang mulai batuk-batuk dan merasa sesak napas akibat asap yang menyebar cepat.
Awak kabin langsung sigap menangani insiden dan memastikan semua penumpang tetap tenang.
Pilot memutuskan untuk mengalihkan penerbangan guna mencegah risiko yang lebih besar.
Sebanyak 166 orang berada di dalam pesawat saat kejadian berlangsung.
Beruntung, tidak ada korban luka serius dalam insiden yang mengejutkan itu.
Beberapa penumpang diperiksa oleh tim medis begitu pesawat mendarat darurat.
Pihak maskapai belum memberikan penjelasan rinci soal jenis perangkat yang terbakar.
Investigasi resmi segera dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti insiden tersebut.
Beberapa sumber menduga alat itu adalah powerbank atau perangkat gadget pribadi.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya regulasi ketat untuk barang bawaan elektronik di pesawat.
Bandara Gander sempat disibukkan oleh proses evakuasi dan pemeriksaan penumpang.
Penanganan cepat oleh kru pesawat mendapat apresiasi dari banyak pihak.
Perangkat misterius tersebut langsung diamankan untuk diteliti lebih lanjut oleh otoritas penerbangan.
Penumpang kemudian diterbangkan kembali menggunakan pesawat pengganti setelah situasi aman.
Insiden ini sempat viral di media sosial karena dianggap sangat menegangkan.
Beberapa penumpang bahkan sempat merekam detik-detik panik saat asap memenuhi kabin.
Kejadian langka ini menjadi sorotan dunia penerbangan internasional dalam 24 jam terakhir.
Semua pihak diingatkan kembali untuk berhati-hati membawa perangkat elektronik dalam penerbangan komersial.
(m)