Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Elon Musk Tawarkan Starlink untuk Mendukung Gaza Pasca Serangan Israel

Toar Rotulung • 2023-10-29 16:17:51
Elon Musk dan logo X./ Business Today
Elon Musk dan logo X./ Business Today

JAGOSATU.COM - Bos utama perusahaan SpaceX, Elon Musk, telah menyatakan bahwa dia akan menyediakan layanan Starlink kepada organisasi bantuan di wilayah Gaza.

Pernyataan ini dibuat langsung oleh Elon Musk pada hari Sabtu (28/10) sebagai tanggapan terhadap pembatasan layanan internet dan komunikasi oleh Israel di Palestina.

Sebagai latar belakang, pada Jumat (27/10) malam, Israel melakukan serangan darat di Gaza, yang menyebabkan matinya seluruh jaringan komunikasi dan mengganggu fungsi nomor darurat 101.

Dampaknya, banyak orang tidak dapat menghubungi layanan ambulans, dan banyak jurnalis serta pekerja bantuan di Gaza kehilangan kontak dengan dunia luar.

Sementara itu, banyak organisasi kemanusiaan juga melaporkan bahwa pemadaman listrik oleh Israel telah memperburuk situasi yang sudah sangat sulit. Tindakan ini telah menghambat upaya penyelamatan dan menghambat kontak dengan staf lapangan.

Menyikapi hal ini, Elon Musk mengirimkan cuitan di akun Twitter pribadinya dan menawarkan bantuan Starlink kepada Gaza.

"Starlink akan memberikan dukungan konektivitas kepada organisasi bantuan internasional di Gaza," ujar Elon Musk seperti yang dilaporkan oleh laman Insider.

Diperhatikan bahwa pernyataan ini sebelumnya merupakan tanggapan atas cuitan Alexandria Ocasio-Cortez, seorang anggota Kongres dari Partai Demokrat, yang menyatakan keprihatinannya atas hilangnya jaringan komunikasi di Gaza, Palestina.

Melalui tulisannya, ia mengatakan bahwa aksi Israel merupakan tindakan yang tak bisa diterima.

"Memutuskan semua komunikasi ke populasi 2,2 juta jiwa adalah hal yang tidak dapat diterima. Jurnalis, profesional medis, upaya kemanusiaan, dan orang-orang tak berdosa semuanya terancam punah," ujarnya.

"Saya tidak tahu bagaimana tindakan seperti itu bisa dipertahankan. Amerika Serikat secara historis mengecam praktik ini," tambahnya.

Atas beredarnya cuitan itu, Elon Musk juga ikut menanggapi pernyataan Alexandria dalam sebuah komentar.

Tak lama setelah menanggapi pernyataan Alexandria, komentar Elon Musk lantas viral dan mengundang beragam respon.

Tak terkecuali dengan Menteri Komunikasi Israel, Shlomo Karhi yang juga ikut menanggapi pernyataan Elon Musk.

Karhi mengatakan bahwa Israel akan melawan upaya Elon Musk yang menawarkan Starlink untuk organisasi bantuan di Gaza.

"Israel akan menggunakan segala cara untuk melawan hal ini," ujar Karhi.

"HAMAS akan menggunakannya untuk kegiatan teroris. Tidak ada keraguan tentang hal itu, kami mengetahuinya, dan musk mengetahuinya. HAMAS adalah ISIS," tambahnya.

"Mungkin Musk bersedia mengkondisikannya dengan membebaskan bayi, putra, putri, orang lanjut usia kami yang diculik. Mereka semua!" Tambahnya

"Saat itu, kantorku akan memutuskan hubungan apapun dengan starlink," pungkasnya

Meski sudah cukup viral, hingga saat ini belum ada konfirmasi apapun yang menyebutkan bahwa Starlink telah secara resmi menawarkan layanan jaringannya selain dari cuitan Elon Musk. (jpc)

Editor : Toar Rotulung
#Palestina #SpaceX #Israel #Elon Musk