Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Warga Yahudi di New York Gelar Unjuk Rasa, Desak Pemberhentian Genosida di Gaza

Tina Mamangkey • 2023-11-07 20:32:43
Demonstran pro-Palestina melakukan protes pada 9 Oktober 2023 di New York, New York. (Derek Prancis)
Demonstran pro-Palestina melakukan protes pada 9 Oktober 2023 di New York, New York. (Derek Prancis)

JAGOSATU.COM - Ratusan aktivis umat Yahudi di Amerika Serikat secara damai menduduki Patung Liberty di New York pada Senin (6/11) dengan kutipan yang tidak diubah untuk menuntut gencatan senjata oleh Israel dan mengakhiri pengeboman terhadap warga sipil di Gaza.

Para demonstran mengenakan kaus hitam dengan tulisan "Yahudi menuntut gencatan senjata sekarang juga atau bukan atas nama kami" dan membentangkan spanduk bertuliskan "Seluruh dunia menyaksikan" serta "Palestina harus bebas" di pelataran monumen ikonik tersebut.

Patung Liberty, yang terletak di Pulau Liberty, adalah sebuah simbol penting di pintu masuk Pelabuhan New York.

Jay Saper, perwakilan demonstrasi di New York, mengungkapkan bahwa tindakan warga Yahudi ini bertujuan untuk mendukung warga Palestina di Gaza yang ingin terbebas dari serangan militer pemerintah Israel.

Pernyataan tersebut mengutip puisi "New Colossus" karya Lazarus yang diukir di dasar patung sebagai bentuk dukungan bagi imigran Amerika Serikat.

Selain itu, peserta dari Institute for Middle East Understanding juga menuntut diakhirinya pengeboman genosida Israel terhadap warga sipil Palestina di Gaza.

Fotografer Nan Goldin menyatakan, "Selama warga Gaza berteriak, kita harus berteriak lebih keras, tak peduli siapapun yang berusaha membungkam kita."

Berbicara di samping beberapa pejabat terpilih setempat, beberapa di antaranya berakar pada politik kiri, para aktivis ini menjadikan Kota New York sebagai tempat berkumpulnya para pendatang.

Kota ini telah diguncang selama sebulan terakhir oleh demonstrasi pro-Israel dan pro-Palestina, meskipun hingga saat ini, konflik tersebut belum mengakibatkan kekerasan di kota tersebut.

Segmen liberal pemuda Yahudi Amerika, yang memiliki pengaruh besar dalam Partai Demokrat, telah melancarkan kritik keras terhadap Israel dan menuduhnya melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza.

Menurut kementerian kesehatan yang dikelola oleh Hamas, jumlah korban tewas di Gaza telah melampaui 10.000 orang pada Senin (6/11). (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Palestina #orang yahudi #Demonstran #Gaza #genosida #konflik #Israel