SACRAMENTO – Usulan kebijakan pajak kekayaan di California, Amerika Serikat, telah mendorong sejumlah miliarder teknologi untuk memindahkan domisili mereka ke negara bagian tetangga tersebut. Namun, pendiri dan CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg memilih bertahan di California dengan memperkuat investasi.
Dilansir dari Fortune, Zuckerberg bersama Meta mengumumkan sumbangan USD 50 juta (Rp840 miliar) kepada California State University, Sacramento. Dalam pernyataannya, Zuckerberg menekankan bahwa kontribusi tersebut lebih dari sekadar bantuan dana, melainkan bagian dari upaya memperkuat komunitas dan menciptakan peluang pendidikan serta profesional masa depan.
“Proyek ini akan menciptakan tempat tinggal baru bagi mahasiswa dan profesional serta mendukung fasilitas STEM untuk kampus, termasuk Sekolah Urusan Publik dan Pusat AI khusus,” ujarnya.
Baca Juga: Microsoft Gunakan Kabel Superkonduktor Temperatur Tinggi
Sumbangan ini datang di tengah perdebatan yang sedang berlangsung mengenai usulan pajak kekayaan sekali bayar sebesar 5 persen untuk miliarder di California. Usulan pajak ini telah mendorong sejumlah tokoh teknologi ternama, seperti para pendiri Google—Larry Page dan Sergey Brin—serta pendiri Oracle, Larry Ellison, untuk memindahkan tempat tinggal mereka ke negara bagian lain guna menghindari pajak tersebut.(din/dns/jawa pos)
Editor : Pratama Karamoy