Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Presiden Lebanon Kutuk Serangan Israel ke Pusat Komando Hizbullah

Pratama Karamoy • 2026-02-23 13:48:15

Suasana pemakaman anggota Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon, pada Sabtu (21/2). Sebanyak 8 anggota tewas dalam serangan Israel sehari sebelumnya.
Suasana pemakaman anggota Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon, pada Sabtu (21/2). Sebanyak 8 anggota tewas dalam serangan Israel sehari sebelumnya.

BEKAA – Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk serangan Israel ke wilayah Lembah Bekaa. Serangan yang dilakukan Jumat (20/2) terjadi hanya beberapa hari setelah pemerintah Lebanon memastikan bahwa tentara akan mulai menerapkan fase kedua dari rencananya untuk melucuti senjata Hizbullah di selatan negara tersebut.

Dalam serangan itu, militer Israel telah menyerang pusat komando Hizbullah di Lebanon timur dan target yang terkait dengan kelompok Palestina Hamas di bagian selatan Lebanon. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, dengan Presiden AS Donald Trump mengancam akan melakukan tindakan militer terkait program nuklir Republik Islam tersebut.

 

Mengutip AFP, Aoun menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi yang secara terang-terangan berupaya untuk menggagalkan upaya diplomatik Amerika Serikat dan negara lain untuk membangun stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Kawasan itu, Hizbullah memperingatkan pada hari Sabtu (21/2) bahwa mereka tidak punya pilihan selain terus berjuang setelah serangan Israel di Lebanon menewaskan delapan anggotanya. Pemerintah Lebanon telah berjanji untuk melucuti senjata Hizbullah, tetapi Israel bersikeras bahwa mereka tetap memiliki hak untuk membela diri dengan menyerang kelompok militan yang didukung Iran tersebut.

"Apa yang terjadi kemarin di Bekaa adalah pembantaian baru dan agresi baru. Pilihan apa lagi yang tersisa bagi kita untuk membela diri dan negara kita? Pilihan apa lagi yang kita miliki selain perlawanan? Kita sudah tidak punya pilihan lain," kata pejabat Hizbullah Mahmud Qamati, dalam pidato yang disiarkan oleh jaringan Al-Manar.

 

Baca Juga: Pemerintah RI Renegosiasi Perjanjian Dagang dengan AS, Setelah MA Amerika Serikat Batalkan Tarif Trump

 

Di kota Baalbek, Lebanon timur, pemakaman massal diadakan untuk komandan Hussein Mohammad Yaghi dan salah satu pejuang, dengan ratusan orang berkumpul, mengibarkan bendera Hizbullah dan meneriakkan dukungan. Seorang pejabat Hizbullah, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada AFP bahwa kedelapan anggota kelompok tersebut sedang menghadapi pertempuran di wilayah Bekaa timur ketika sebuah serangan menewaskan mereka.

Seorang koresponden AFP di Lebanon timur melihat sebuah buldoser membersihkan puing-puing setelah serangan di Bednayel, dan sebuah bangunan yang rusak parah di antara Riyak dan Ali al-Nahri. Seorang pejabat Hizbullah mengatakan para anggotanya sedang mengadakan pertemuan di sana.

 

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengutuk serangan tersebut, yang menurut mereka menyebabkan korban jiwa di kalangan warga sipil. Mereka menyebut bangunan yang menjadi sasaran "merupakan milik pasukan keamanan gabungan yang bertugas menjaga keamanan dan stabilitas di kamp tersebut".

Israel terus melancarkan serangan reguler ke Lebanon meskipun ada gencatan senjata November 2024. Ini bertujuan untuk menghentikan permusuhan selama lebih dari setahun dengan Hizbullah. Biasanya pihak Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan kelompok tersebut, tetapi kadang-kadang juga militan Hamas. (idr/len/jawa pos)

Editor : Pratama Karamoy
#global