Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Krisis Bahan Bakar, Australia Gratiskan Transportasi Umum

Pratama Karamoy • 2026-03-30 15:41:41

SOLUSI SEMENTARA: Dermaga Macquarie di Sungai Derwent, Tasmania, Australia. Krisis BBM membuat pemerintah setempat menggratiskan transportasi feri.
SOLUSI SEMENTARA: Dermaga Macquarie di Sungai Derwent, Tasmania, Australia. Krisis BBM membuat pemerintah setempat menggratiskan transportasi feri.

MELBOURNE – Dua negara bagian di Australia mengambil manuver tidak biasa dalam menghadapi krisis bahan bakar minyak (BBM) imbas konflik di Timur Tengah yang tak kunjung usai. Pemerintah negara bagian Victoria dan Tasmania memutuskan untuk menggratiskan tarif transportasi umum.

Mengutip The Guardian, Minggu (29/3), kebijakan ini hanya bersifat sementara. Di Victoria, layanan transportasi umum akan digratiskan selama sebulan. Sementara di Tasmania, tarif AUD 0 ini berlaku hingga Juli mendatang.

 

Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Termasuk, ikhtiar menekan tingginya permintaan bahan bakar saat ini.

Pada Minggu (29/3), Kepala Pemerintahan Victoria Jacinta Allan mengatakan, bahwa seluruh layanan trem, kereta, dan bus metro maupun regional (V/Line) akan digratiskan mulai 31 Maret 2026. Kebijakan ini berlaku hingga akhir April. Kebijakan sementara ini diperkirakan akan memangkas pendapatan negara sekitar USD 71 juta (sekitar Rp730 miliar).

Allan menegaskan, jika dirinya akan melakukan segala hal yang bisa dia kendalikan guna membantu warga menghadapi kenaikan harga BBM. "Ini adalah langkah sementara untuk meringankan biaya hidup—kebijakan ini akan mengurangi pengeluaran bensin Anda dan membantu Anda berhemat. Ini memang tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi merupakan langkah nyata untuk membantu warga Victoria saat ini, sementara kami terus mencari solusi baru lainnya," kata Allan dalam pernyataan resmi.

 

Selama periode gratis di Victoria, pemerintah menjamin semua gerbang Myki (kartu transportasi di sana) akan dibuka sehingga penumpang tidak perlu melakukan tap-in. Bagi penumpang yang tidak sengaja melakukan tap dan saldonya terpotong, mereka dapat mengajukan pengembalian dana.

Menteri Transportasi Umum Victoria, Gabrielle Williams, memprediksi kebijakan ini akan disambut positif. Transportasi umum akan menjadi lebih ramai sehingga perlu ada penambahan armada. "Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang kereta, bus, dan trem selama sebulan ke depan. Itulah sebabnya sangat penting bagi kami untuk menambah ribuan jadwal layanan baru," paparnya.

 

Baca Juga: Siaga Arus Balik Pelabuhan Ketapang Diperpanjang

 

Di saat yang hampir bersamaan, Kepala Pemerintahan Tasmania, Jeremy Rockliff, juga mengumumkan kebijakan yang serupa. Di mana, layanan bus dan kapal feri Sungai Derwent akan digratiskan di seluruh wilayah Tasmania bagian mulai 30 Maret hingga 1 Juli 2026. (mia/len)

Editor : Pratama Karamoy
#Nasional