Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Direktur FBI Tak Masuk Daftar Sasaran

Pratama Karamoy • Selasa, 28 April 2026 | 15:48 WIB
BERI PENJELASAN: Presiden AS Donald Trump mendengarkan Direktur FBI Kash Patel (kiri) berbicara selama konferensi pers di Ruang Briefing Brady, Gedung Putih, Washington DC, setelah insiden penembakan.
BERI PENJELASAN: Presiden AS Donald Trump mendengarkan Direktur FBI Kash Patel (kiri) berbicara selama konferensi pers di Ruang Briefing Brady, Gedung Putih, Washington DC, setelah insiden penembakan.

 

DIREKTUR Biro Investigasi Federal (FBI) Kash Patel disebut tidak menjadi target dalam aksi penembakan yang dilakukan Cole Tomas Allen. Hal itu terungkap dari manifesto yang ditulis pelaku sebelum melancarkan aksinya.

Sejumlah media Amerika Serikat, termasuk The Washington Post dan New York Post, melaporkan bahwa dokumen tersebut memuat motif penyerangan yang sarat sentimen anti terhadap Presiden Donald Trump. Isi manifesto juga disebut sejalan dengan tulisan yang sebelumnya dikirimkan tersangka kepada keluarganya.

Dalam laporan tersebut, pelaku mengecualikan Direktur FBI. Selain itu, aparat seperti Secret Service hanya akan menjadi target jika dianggap perlu.

Baca Juga: Korea Utara dan Rusia Perkuat Aliansi Militer

Manifesto itu juga mengklasifikasikan sejumlah pihak sebagai "bukan target jika memungkinkan," termasuk petugas keamanan hotel, polisi Capitol, dan Garda Nasional, kecuali jika mereka melakukan tindakan yang dianggap mengancam pelaku. Sementara itu, karyawan dan tamu hotel disebut tidak termasuk dalam daftar sasaran. (lyn/gas)

Editor : Pratama Karamoy
#fbi #global