Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim Thomas-Uber Incar Juara Grup

P
BISA DUET LAGI: Fajar Alfian (kanan) dan Nikolaus Joaquin menghadapi ganda Thailand pada laga Minggu (26/4).
BISA DUET LAGI: Fajar Alfian (kanan) dan Nikolaus Joaquin menghadapi ganda Thailand pada laga Minggu (26/4).

Advertisement

 

HORSENS – Indonesia menatap laga terakhir fase grup Piala Thomas dan Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, hari ini (28/4). Tim Thomas akan menghadapi Prancis mulai pukul 23.00 WIB. Sedangkan tim Uber lebih dulu bentrok dengan Taiwan pada pukul 15.00 WIB. Dua pertandingan itu sangat penting untuk menentukan posisi akhir di klasemen grup. Nah, tim Thomas punya kans untuk menjadi juara grup. Mereka datang dengan modal kemenangan dramatis 3-2 atas Thailand Minggu (26/4) lalu. Hasil tersebut memperlihatkan daya juang skuad Merah Putih, terutama dari sektor ganda yang berhasil menyumbang dua angka penentu.

Hal itu juga diakui pelatih ganda putra PBSI Antonius Budi Ariantho. Dia menilai penampilan anak asuhnya saat melawan Thailand cukup memuaskan. Menurut dia, pasangan Indonesia mampu menghadapi tekanan ketika tertinggal dan tetap menemukan jalan keluar di momen krusial. "Cukup baik. Mereka bisa mengatasi keadaan di lapangan. Walau poin tertinggal bisa atasi dengan baik. Semoga ke depan lawan Prancis bisa lebih baik lagi," ujar Anton.

Advertisement

Anton mengungkapkan, sejak awal tim pelatih memang menargetkan dua poin dari sektor ganda ketika melawan Thailand. Berdasarkan komposisi pemain, Indonesia merasa memiliki keunggulan di nomor tersebut. Karena itu, sektor ganda dituntut tampil maksimal agar peluang kemenangan tetap terjaga. "Melihat susunan pemain Thailand dan Indonesia, kita sektor ganda sudah unggul. Tugasnya dua poin dari ganda. Kita sudah prediksi harus ambil dua poin. Kalau kecolongan bahaya," tegasnya.

Salah satu keputusan penting tim pelatih adalah memasangkan Fajar Alfian dengan Nikolaus Joaquin pada partai penentuan. Keputusan itu terbukti tepat setelah keduanya menang dramatis. "Saya sudah komunikasi ke mereka. Untuk ambil penentuan harus ada pemain pengalaman. Terbukti di lapangan, kualitas dan pengalaman Fajar penting di poin-poin terakhir. Walaupun mental dia tegang, dia bisa menenangkan Joaquin. Itu luar biasa," jelas Anton.

Anton juga memberi apresiasi kepada Joaquin. Di usia 21 tahun, pemain muda tersebut dinilai menunjukkan keberanian dan kematangan ketika Indonesia tertinggal 1-2.

Advertisement

"Pengalaman Fajar (Alfian) menjadi faktor pembeda. Dalam tekanan tinggi, Fajar mampu menjaga ketenangan dan menularkan kepercayaan diri kepada Joaquin."

Antonius Budi Ariantho Pelatih Ganda Putra PBSI

 

Untuk menghadapi Prancis, Anton membuka peluang rotasi pasangan. Ia akan lebih dulu memantau kondisi Muhammad Shohibul Fikri. Jika siap tampil, Fikri berpotensi dipasangkan dengan Fajar di ganda pertama. Namun jika belum ideal, opsi utama jatuh kepada Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Selain itu, Indonesia juga masih memiliki alternatif lain untuk ganda kedua. Kombinasi Fajar/Joaquin bisa dipertahankan. Atau menurunkan Joaquin dengan Raymond Indra. Fleksibilitas itu menjadi senjata penting agar tim putra tetap segar dan kompetitif. Di sektor Uber Cup, perhatian tertuju kepada Putri Kusuma Wardani yang diproyeksikan kembali menjadi andalan tunggal pertama. Putri sadar tantangan melawan Taiwan jauh lebih berat dibanding saat menghadapi Australia. "Kalau diturunkan saya harus menyiapkan ketahanan karena kemungkinan akan bertemu Chiu Pin-Chian yang kuat dan ulet. Saya juga tidak ingin banyak mati sendiri," kata Putri. Dia menegaskan tekadnya untuk terus menyumbang angka bagi Indonesia. Sebagai tunggal pertama, Putri ingin membuka jalan kemenangan sekaligus membantu tim putri merebut status juara grup. (fiq/bas)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Apriyani Rahayu Beralih ke Ganda Campuran

Apriyani Rahayu Beralih ke Ganda Campuran

Apriyani Rahayu, memulai babak baru dalam kariernya. Pebulu tangkis 27 tahun itu resmi meninggalkan sektor ganda putri dan beralih ke nomor ganda campuran. PBSI memasangkan Apriyani dengan Dejan Ferdinansyah. Keduanya...

AUDISI UMUM PB DJARUM 2026: Tim Pencari Bakat Libatkan Mantan Juara Dunia

AUDISI UMUM PB DJARUM 2026: Tim Pencari Bakat Libatkan Mantan Juara Dunia

Motivasi peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 bakal semakin berlipat. Impian untuk menjadi pahlawan bulu tangkis nasional pun semakin membuncah. Pasalnya, sejumlah legenda bulu tangkis nasional masuk dalam jajaran tim....

Alwi Sabet Juara Australian Open, Dua Pasangan Ganda Indonesia Hanya Bisa Jadi Runner-up

Alwi Sabet Juara Australian Open, Dua Pasangan Ganda Indonesia Hanya Bisa Jadi Runner-up

Dari tiga wakil yang tampil di final Australian Open 2026 di Quaycentre, Sydney, Minggu (14/6), Indonesia cuma merebut satu gelar juara. Adalah tunggal putra Alwi Farhan yang menjadi kampiun setelah menundukkan wakil...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer