JAGOSATU.COM -Program jadikan Sulut tujuan Medical Tourism terus melangkah maju.
Dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK), cita-cita Sulut jadi pusat pelayanan kesehatan dan pariwisata di Indonesia Timur terus dikebut.
Untuk membantu percepatan tersebut, terbaru Sulut miliki Transmedic.
Transmedic ini akan sangat menopang Sulut menjadi tujuan pengobatan (Medical Tourism) di Indonesia Timur bahkan di Indonesia dan bisa menyaingi Penang Malaysia.
Baca Juga: Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Sulut, Fokus pada Kaderisasi dan Kolaborasi Tim Kerja
Transmedic ini menjadi suatu yang diperlukan bagi rumah sakit yang ada di bumi Nyiur Melambai.
Apa itu Transmedic? Transmedic adalah sistem informasi manajemen rumah sakit (SIM RS) milik Jagat Solusi Kreatif (JSK).
Transmedic ini merupakan sistem digitalisasi pelayanan rumah sakit.
Sistem yang didukung oleh Peraturan Menteri Kesehatan nomor 24 tahun 2022 terkait transformasi pelayanan kesehatan menuju era digital ini, diapresiasi oleh Prof dr Terawan Agus Putranto.
Bukti nyata telah diberikan di Sulut, melalui penerapan di RS Maria Walanda Maramis, Minut.
Diharapkan dengan penerapan sistim ini, pendapatan rumah sakit dapat meningkat secara nyata yang berimplikasi meningkatkan PAD.
Beberapa kemudahan juga akan diterima, baik manajemen dan pasien.
Sebab dengan aplikasi ini, khusus manajemen terkait dengan pengelolaan akan lebih dimudahkan dalam kontroling atau monitoring informasi secara real time, dengan kegiatan operasional dan pelaporan.
Keuntungan dari segi pasien, akan mendapatkan kemudahan.
Mulai dari mendaftar hingga rekam medisnya yang dapat diakses dengan mudah.
Yang sudah terintegrasi dengan aplikasi satu sehat Kemenkes RI. Platform Kebijakan satu sehat yang berbasis rekam medis.
Hal tersebut ditegaskan Direktur Jagat Solusi Kreatif Dodon Tri Koeswardana. "Tadinya dilakukan manual, kini secara digital.
Meminimalisir waktu dan hilangnya dokumen.
Maka sistem ini yang telah terintegrasi dengan Platform Satu Sehat Kemenkes, akan dapat menarik rekam medis pasien dari dan ke fasilitas kesehatan lainnya dengan mudah dan cepat, bahkan luar negeri," katanya.
Dia menjelaskan aplikasi Transmedic punya dua sistem, yakni sistem pelayanan dan sistem back office atau Executive Information System (EIS) dan Sistem Operasional Rumah Sakit yang sangat penting bagi para pemimpin untuk mengakses data secara real time dengan lebih mudah.
Berkaitan semua area pelayanan yang real time, jugar ekam medik pasien.
Pasien tidak perlu membawa dokumen yang banyak. "Hanya dengan identitas maka semua data pasien termasuk rekam medisnya sudah tertera dalam aplikasi.
Ini diyakini mampu mewujudkan Sulut sebagai daerah health tourism," ungkapnya.
Sulut merupakan daerah yang banyak dikunjungi wisatawan asing maka harus didukung dengan fasilitas kesehatan yang berstandart internasional.
"Sistem holistik. And to and. Mulai dari pendaftaran elektronik, juga yang terkait dengan pelaporannya.
Dengan modul sekira 60 an yang ditawarkan, merupakan modul yang terlengkap saat ini.
Dan di Indonesia sudah sekira 100 RS yang sudah menggunakan sistem ini," tegasnya.
Diketahui JSK salah satu perusahaan yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat.
Seiring dengan era digitalisasi, bahkan jauh sebelum itu, sistem informasi management rumah sakit SIM RS telah dikembangkan. "Maka kami makin meningkat layanan dengan produk Transmedic ini.
Terlebih dari semua rumah sakit yang menerapkan sistem ini, pendapatannya meningkat.
Sebab segala kegiatan yang menggunakan sistem ini memiliki dampak efisiensi," katanya sembari menjelaskan singkat terkait peningkatan pendapatan RS.
"Dengan menggunakan sistem, RS jelas sudah tanpa kertas.
Juga MRI sudah tidak menggunakan negatif foto.
Kemudian yang paling berpengaruh adalah dalam hal tata kelola obat yang akan terlaksana secara efektif.
Juga RS yang menggunakan sistem ini, terlebih sudah terintegrasi dengan BPJS, meminimalisir gagal bayar pasien," tegasnya lagi.(mpd)
Editor : Nur Fadilah