Matius 7 : 24-26
PONDASI APA YANG KITA BANGUN?
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku lni dan melakukannya, la sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu". (ay.24)
Hidup yang kita jalani penuh dengan berbagai persoalan, pergumulan, tantangan, penderitaan yang dapat mempengaruhi hidup beriman kita kepada Yesus. Karena itu dalam pengajaran Yesus di bukit (Mat 5-7), Yesus ingin mempersiapkan juga mengingatkan kepada murid-murid-Nya, setiap orang memperhatikan lalu menjalankan apa yang Yesus ajarkan. Orang itu akan bertahan menghadapi segala macam persoalan, pergumulan, tantangan, penderitaan kehidupan, sebab ia tahu dan patuh kepada kehendak Tuhan. Orang seperti itu diibaratkan orang yang sedang membangun rumah di atas batu karang. Sedangkan orang yang tidak memperhatikan apalagi melakukan firman Tuhan, maka sebaliknya orang ini akan mengalami kerugian besar bahkan kehancuran. Orang yang seperti ini, diibaratkan dengan orang yang membangun rumah di atas pasir. Artinya orang tersebut tidak berakar pada firman Tuhan yang ia dengar.
Yesus mengatakan dan mengajarkan hal ini kepada murid-muridNya, karena Yesus mengasihi mereka. Mereka sedang dipersiapkan dan digembleng oleh Tuhan Yesus, menghadapi tantangan sebagai murid Tuhan, yang kemudian hari mengutus mereka mengajarkan, memberlakukan apa yang pernah Yesus ajarkan, itulah fungsi dan tujuan Yesus memanggil mereka untuk menjadi murid-Nya. Tuhan Yesus tahu bahwa di dalam menjalani hidup ini, orang percaya diperhadapkan dengan dua pilihan mendengar dan melakukan kehendak-Nya atau orang percaya karena berbagai pergumulan dan persoalan hidup menjadi takut dan kuatir, akhirnya sekalipun ia mendengarkan kehendak Tuhan dengan pertimbangan dan pikirannya sendiri tidak melakukan kehendak Tuhan. Jadi pilihan hidup juga ditentukan oleh sejauh mana kita memahami, memercayai kuasa Tuhan, yang kita imani. Oleh sebab itu perjalanan hidup bersama Tuhan yang kita imani, akan mempengaruhi juga sikap beriman kita menghadapi tantangan dan pilihan hidup.
Doa : (Tuhan berilah hikmat-Mu untuk menuntun dan menerangi kami dalam memilih kehendak-Mu dalam menjalani hidup in). Amin.
Editor : Alfianne Lumantow