Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 23 Mei 2024, Kisah Para Rasul 8:18-24 KAMU TIDAK MEMBERI ROH KUDUS

Alfianne Lumantow • 2024-05-23 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Kisah Para Rasul 8:18-24

KAMU TIDAK MEMBERI  ROH KUDUS

"Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika  aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, la boleh menerima Roh Kudus"  (ay. 19)

Simon, si tukang sihir meninggalkan praktik sihirnya lalu menjadi seorang Kristen dan menerima sakramen Baptisan. Sayangnya, ia tidak memiliki pemahaman yang benar tentang Roh Kudus. Mantan tukang sihir itu ingin menerima karunia Roh Kudus tanpa memiliki    pemahaman tentang Roh Kudus. Simon menawarkan sejumlah uang kepada rasul Petrus dan rasul Yohanes untuk  membayar kemampuan yang membuat mereka dapat melakukan  mujizat.  Kata Simon:  "Berikanlah juga kepadaku kuasa itu, supaya jika aku menumpangkan tanganku di atas seseorang, ia boleh menerima Roh Kudus" (ay. 19). Tampaknya, Simon ingin memiliki Roh Kudus untuk kepentingan diri sendiri, seperti  memajukan reputasi  diri,  rasa berkuasa,   atau pengakuan orang  tentang kemampuannya.  Merespons  keinginan tersebut, dengan keras dan tegas rasul Petrus berkata kepada  Simon: "Bertobatlah dari kejahatanmu ini" (ay.  22).  Menginginkan kuasa Roh Kudus untuk  kepentingan diri sendiri adalah tindakan kejahatan dan karenanya ia menyuruh Simon untuk bertobat.

Banyak orang Kristen tidak memiliki pemahaman yang benar tentang karya Roh  Kudus. Seperti Simon,  ada orang Kristen yang berpikir  bisa  mengatur kerja  Roh Kudus  sesuai kehendak dan keinginan sendiri. Orang yang berpikir seperti Simon  tentang Roh Kudus ini tidak  paham bahwa Roh Kudus  adalah Roh Allah.  Kuasa yang berasal   dari Allah dalam diri seseorang tidak  pertama-tama ditentukan oleh keinginan atau kemampuan manusia,  tetapi karena kehendak dan   kasih  karunia   Allah.   Roh Kudus tidak dapat dibeli karena  Allah mengaruniakan-Nya kepada siapa la  berkenan.

Melalui sakramen Baptisan, Roh Kudus dikaruniakan kepada kita sebagai pengikut Kristus.  Pahamilah  keberadaan  Roh  Kudus dalam  hidup  kita,   biarkanlah   la  mengajar kita dalam  berkata dan bekerja.

Doa :  (Tuhan Yesus, karuniakan  kami hikmat untuk memahami karya Roh Kudus,  dan kami dapat berkata dan bekerja dengan baik). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT