Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 14 Agustus 2024, 1 Petrus 1:21-25 Sang Benih Firman Yang Membarui.

Alfianne Lumantow • 2024-08-06 15:41:29
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Petrus 1:21-25

SANG BENIH FIRMAN YANG MEMBARUI

"Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, melalui firman Allah, yang hidup dan yang kekal.'' (ay. 23 TB  2)

Kita tentu memahami bahwa sebuah benih yang kecll dan tampak jorok itu di dalamnya ada sumber kehidupan. Dari benih itulah kemudian muncul akar, batang, cabang, daun, bunga, dan buah.  Kemudian buah yang dihasilkan menjadi tuaian yang berlipat ganda. Tentu benih harus ditaburkan di tanah yang baik supaya bertumbuh dan menghasilkan buah.  Demikianlah hidup kita diharapkan dapat menjadi tanah subur bagi benih-benih firman Tuhan ditaburkan supaya mengalami pembaruan dan tidak menuju kebinasaan sebagaimana yang diungkapkan penulis 1 Petrus.

Rasul Petrus menekankan kepada umat Kristen perdana, sesungguhnya mereka telah dilahirkan kembali oleh benih firman Allah yang nyata dalam diri Kristus. Lewat pengorbanan Kristus di kayu salib  yang diimani, mereka telah  menjadi anak-anak  Allah. Mereka telah  dipanggil keluar dari kehidupan lama yang dikuasai dosa dan hawa nafsu. Selaku umat Allah sekaligus warga Kerajaan  Allah yang telah dikuduskan, mereka hendaknya menunjukkan  cara hidup yang baru, yaitu hidup yang nyata dalam kebenaran dan kasih persaudaraan.  Meski  di  tengah penderitaan yang  dialami, mereka  akan  menerima  suatu  bagian yang tidak dapat binasa.

Di sini, kita diingatkan supaya menyediakan hati kita bagaikan tanah  yang  baik dan subur sehingga benih firman Allah itu membarui kehidupan kita, kemudian  bertumbuh  dan menghasilkan buah.  Hal  itu  tentu  bukan  karena kehebatan dan kekuatan kita, tetapi karena mengandalkan  Tuhan dan meletakkan pengharapan kita pada-Nya. Periksalah hati kita masing-masing   apakah seperti tanah di pinggir jalan atau tanah yang berbatu atau juga tanah yang bersemak  duri. Tuhan  menghendaki  supaya  kita  menjadi  seperti pohon yang ditanam di tepi air yang bertumbuh  dan berbuah.

 

Doa  : (Jadikanlah hati kami ya Tuhan bagai tanah yang subur bagi pertumbuhan benih firman sehingga kami dibarui). Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT