Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 7 Desember 2024, Roma 8:26-28 Roh Berdoa Bagi Anak Kepada Bapa.

Alfianne Lumantow • 2024-12-07 00:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Roma 8:26-28

ROH BERDOA BAGI ANAK KEPADA BAPA

"tetapi Roh sendiri menyampaikan permohonan kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (ay. 26b)

Marthln Luther setelah meninggalkan biara mengalami perubahan cara pandang  tentang doa.  Baginya, doa tidak lagi perbuatan baik yang  wajib dilakukan  karena  peraturan dan untuk mempertahankan kemurahan hati Tuhan tetapi  doa adalah percakapan anak dengan Sang Bapa. Kemurahan hati Allah yang  menyelamatkan, membuat semua orang yang dipimpin Roh Allah berstatus sebagai anak-anak Allah (Roma 8:14). Dalam relasi Bapa dan anak-anak  inilah, doa menjadi  sarana  anak  untuk bercakap penuh ketergantungan  dan percaya kepada sang Bapa. Dalam doa anak menyampaikan rasa terima kasih dan permintaan  kepada Bapa yang penuh kasih dan  yang mau  mendengar  anak-anak berbicara  kepada-Nya.  Bagi Luther bukan  aturan  atau keinginan dekat dengan Tuhan yang  mendorong orang  berdoa tetapi tempatkan  doa juga sebagai sarana untuk meminta dengan berani dan  keyakinan penuh, seperti anak-anak   yang penuh kasih meminta  kepada ayah mereka yang sangat mengasihi mereka.

Dalam doa,  relasi khusus anak-anak dan Bapa terbangun. lndahnya  lagi dikatakan  bahwa jika tiba waktu terasa sulit bagi kita untuk berdoa,   maka Roh Kudus  yang tinggal di dalam kita akan berdoa bagi kita. Kelelahan dalam perjalanan  hidup  menghadapi gumul juang mewujudkan harapan, terkadang membuat orang percaya sulit berdoa. Dalam kondisi bingung tidak tahu mau berdoa apa atau mau mengeluh  seperti  apa? maka Roh  Kuduslah  yang berdoa menyampaikan  keluhan kita.

Karena sabda-Nya tentang Roh sendiri yang akan menyampaikan permohonan kepada Allah untuk orang-orang kudus maka kita tidak perlu menjadi gentar menghadapi  kehidupan.  Sesulit apapun  hidup termasuk yang membuat kita tidak dapat berdoa,  yakinlah  bahwa Allah turut bekerja  dalam  segala sesuatu  demi kebaikan  mereka yang terpanggil  sesuai dengan rencana-Nya.

 

Doa : (Ya Bapa, terima kasih karena mau mendengar doa kami sebagai anak-anak-Mu). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT