1 Yohanes 4:11
KASIH ITU UNIVERSAL
" ... klta juga harus saling mengasihi." (ay.11)
Selamat pagi Saudara dan selamat memperingati hari HAM sedunia 2024. Pagi ini, melalui Surat Yohanes dengan latar pembaca yang tengah menghadapi pergumulan mengenai pengajaran sesat dan bagaimana berperilaku sebagai seorang Kristen yang seharusnya, pesan pengarang akan kita lihat juga dalam kacamata hari HAM sedunia. Mari kita mulai dengan memerhatikan potongan lirik lagu When I Think Upon Christmas oleh Hillsong Worship, yaitu: When I think upon Christmas, Words can't express How our Father in heaven, Has sent us His best To be bom in a manger. The King in the hay And creation will worship His name For the ioy of the world He was bom Bringing peace to us all Through the gift of the Son Now the darkest of ages are done For the Savior of heaven has come Pesan dari pengarang Surat Yohanes kepada pembacanya sangat jelas dan tak terlalu sulit untuk kita pahami, yaitu bahwa bila Allah sangat mengasihi, maka kita pun dituntut untuk melakukan hal yang serupa kepada sesama kita tanpa menetapkan "syarat dan ketentuan berlaku". Kasih itu universal, tak memandang ras, warna kulit, agama/ kepercayaan yang dianut, jenis kelamin, bahasa, pandangan politik (terlebih pasca Pemilu dan Pilkada 2024) atau pandangan lainnya, asal usul kebangsaan, status sosial, harta kekayaan, atau hal lainnya. Untuk itu, baik aku, kamu, kita, mereka adalah sesama manusia, yang harus saling mengasihi dan menjunjung tinggi nilai hidup, hak, harkat dan martabat setiap manusia. Jangan ada seorang atau sekelompok tertentu merasa lebih daripada yang lainnya. Mari doakan agar di mana pun termasuk di Indonesia kita hidup saling menghargai dan mengasihi.
Doa : (Tuhan, terima kasih sudah mengajar kami kasih yang universal. Tolonglah kami untuk menerapkannya). Amin.
Editor : Alfianne Lumantow