Mazmur 98:4
SELURUH BUMI HENDAK MEMUJI TUHAN
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bersukarialah, bersorak-sorai dan bermazmurlah!" (ay. 4)
Peristiwa bersorak-sorak biasa dilakukan oleh sekelompok orang atau masyarakat, bahkan sebuah bangsa karena sesuatu hal yang telah dibuat oleh anak atau anak-anak bangsa yang membawa kebanggaan bagi bangsa dan negaranya. Misalnya saja, kemenangan kesebelasan sepakbola Indonesia atas kesebelasan Thailand atau kesebelasan Malaysia. Bukan saja team kesebelasan sepakbola Indonesia yang bergembira dan bersukacita di lapangan hijau, tetapi juga seluruh bangsa Indonesia yang menyaksikan pertandingan tersebut.
Mazmur 98:4 mengatakan, "Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bersukarialah, bersorak-sorai dan bermazmurlahl" Di sini pemazmur mengajak bukan hanya seluruh umat Israel untuk memuji dan membesarkan nama TUHAN, melainkan juga seluruh bumi. Bagi pemazmur perbuatan TUHAN yang ajaib yang salah satunya adalah menegakkan kebenaran dan keadilan di hadapan bangsa-bangsa (ay. 2-3) dengan mengampuni dan membebaskan umat-Nya dari pembuangan Babel itu, layak untuk dielu-elukan dengan bersorak-sorai. Tentulah pemeliharaan Tuhan kepada alam semesta, seperti kepada bumi, hewan dan tumbuh-tumbuhan yang diberikan sinar matahari, angin dan hujan, juga dapat menjadi pokok puji-pujian dan sorak-sorai bagi seluruh bumi.
Memasuki hari yang baru karena rahmat dan kebaikan Tuhan, tentu menjadi alasan yang tepat dan kuat bagi setiap orang percaya untuk bersorak-sorak, bergembira dan memuji nama Tuhan. Tuhan yang telah memelihara kita di sepanjang malam dalam istirahat kita, kini kembali memberikan kesempatan kepada kita untuk berkarya menyatakan keselamatan-Nya bagi seluruh yang kita jumpai dalam kehidupan di hari ini. Dengan hati yang penuh rasa syukur, maka menjadi lebih mudah bagi kita untuk berbuat, berkata dan bersikap yang baik dan benar terhadap sesama. Mari kita lakukan, jangan tunda.
Doa : (Tuhan Allah sudah selayaknya kami memuji dan membesarkan nama-Mu, tolonglah kami agar memuliakan nama-Mu melalui pikiran, perkataan dan perbuatan kami). Amin
Editor : Alfianne Lumantow