Amsal 3:19-22
YESUS KRISTUS ADALAH HIKMAT ILAHI
"Dengan hikmat TUHAN telah meletakkan dasar bumi, dengan pengertian ditetapkan-Nya langit" (ay.19)
Kamis, 20 Maret 2025 bukanlah sekadar hari dan tanggal yang baru untuk kehldupan yang akan kita jalani di hari ini. Karena harl dan tanggal selalu baru dan berbeda setiap minggunya. Hal inl mau mengingatkan kita semua bahwa hari dan tanggal serta kehidupan setiap hari adalah anugerah llahi atau kasih karunia bagi kita. Dengan demikian, orang beriman akan selalu menghayali bahwa hari dan tanggal yang baru adalah kairos (kesempatan bersama Tuhan) untuk mewujudkan kehendak-Nya.
Amsal 3: 19-22 mengingatkan kita bahwa hikmat yang bicarakan guru hikmat kepada kita adalah hikmat sebagai anugerah ilahi (pribadi ilahi). Hikmat atau anugerah ilahi ini adalah prinsip yang dipakai Allah dalam proses penciptaan alam semesta. Pada ayat 19 dipakai kata yasadh (meletakkan) dasar bumi dan konen (menetapkan) langit. Allah meletakkan bumi tempat kediaman segala makhluk hidup di atas tiang-tiang penopang. Allah juga menetapkan langit seperti kubah. Dalam ayat 20 dipakai istilah baqa dalam penciptaan artinya terbelah, terpencar-pencar atau berpencaran. lstilah ini dipakai untuk menunjukkan bahwa hikmat itu berfungsi sebagai kuasa Allah yang membuat samudera raya (lambang kuasa jahat, kekacauan, ketidak-adilan dan kematian) terbelah, hancur atau kalah. Jadi kuasa jahat yang menentang pekerjaan penciptaan telah dihancurkan atau terbelah. Dengan memerhatikan dan memelihara hikmat itu (ay. 21 ), maka semua itu akan menjadi kekuatan bagi jiwa dan keindahan dalam hidup kita (ay. 22).
Memulai aktivitas di pagi ini hendaknya setiap orang percaya berseru dan berserah kepada hikmat ilahi (Tuhan Yesus). Dengan berseru dan berserah pada Tuhan Yesus sangat diharapkan kita mulai saat ini untuk bertekad mewujudkan kehendak Tuhan.
Doa : (Allah sumber kehidupan, berilah kami hati yang kudus, sehingga selalu menyadari kekuasaan-Mu dan memuji nama-Mu). Amin
Editor : Alfianne Lumantow