Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 23 Maret 2025, Mazmur 66:1-4 Mazmurkanlah Kemulian Nama-Nya

Alfianne Lumantow • 2025-03-23 00:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

"MAZMURKANLAH KEMULIAAN NAMA-NYA"

Mazmurkanlah kemulian nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian (ay.2)

Dalam  kehidupan kristiani yang kita jalani,  secara umum ditandai dengan berbagai kebiasaan rohani seperti berdoa, membaca Alkitab, beribadah dan sebagainya, termasuklah di dalamnya 'memuji Allah'. Banyak alasan yang mengharuskan kite memuji TUHAN.  Salah satu yang mendasar adalah karena TUHAN berkarya dalam perjalanan hidup umat; IA tidak hanya hadir dan memerhatikan umat-Nya, tetapi IA  berkenan turun tangan dalam kesetlaan-Nya  menuntun dan memelihara  umat-Nya.  Kesaksian  inilah  yang diungkapkan  oleh pemazmur pada pembacaan Alkitab Mazmur 66:1-4.

Pemazmur dengan penuh sukacita mengajak seluruh bumi (ibrani: e'res), dalam arti orang-orang Yahudi maupun non Yahudi (segenap ciptaan) untuk bersama-sama  dengan  dirinya bersorak-sorai bagi Allah. Penyebutan 'seluruh  bumi' menunjuk kepada pemahaman pemazmur bahwa Allah bukan hanya berkuasa atas Israel tetapi seluruh dunia karena  Allah itu 'pencipta  langit  dan bumi' (band. Kejadian 1 ). Ajakan untuk bersorak-sorai bagi Allah ini adalah ajakan yang menembus  batas-batas atau sekat-sekat perbedaan.  Semua ciptaan-Nya  seharusnya  memuliakan nama-Nya. Pemazmur memanggil kita untuk:  'muliakanlah Dia dengan puji-pujian'. Perlu diingat  bahwa tidak semua nyanyian atau pujian  itu 'memuliakan' Allah.  Puji-pujian yang memuliakan  Allah itu  bersumber dari dalam hati dan diungkapkan dengan sikap yang tulus menyembah-Nya.

Pemazmur  hendak mengingatkan  kita bahwa  Dia adalah Allah yang hidup,  setia dan Mahakuasa. Pengalaman iman pemazmur ini hendaknya  mendorong seluruh orang percaya  untuk hidup  dalam sukacita karena di dalam Allah ada pengharapan. Allah tidak pernah berhenti melakukan  perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan semua kuasa di dunia tunduk kepada-Nya. Karena itu, gereja sesuai dengan panggilan dan pengutusannya teruslah  memazmurkan  kemuliaan nama-Nya melalui   berbagai kesempatan dan kegiatan,  termasuk dalam ibadah-ibadah kita. Muliakanlah Allah dengan  segenap  hati, itulah yang dikehendaki-Nya.

 

Doa : (Kami puji dan muliakan Engkau ya Allah oleh karena karya dan  pemeliharaan-Mudalam kehidupan kami). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT