Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Minggu, 9 November 2025, Amsal 1:1-7 Yang Bermoral, Yang Bertanggungjawab.

Alfianne Lumantow • Dipublikasikan Jumat, 7 November 2025 | 00:30 WIB

LOGO GPIB
LOGO GPIB
 

Amsal 1:1-7

YANG BERMORAL, YANG BERTANGGUNGJAWAB

"Untuk mengetahui hikmat dan didikan, untuk mengerti kata-kata yang bermakna" (ay. 2)

Produk manusia tidak pernah tanpa penyimpangan yang merusak. Penciptaan teknologi digital yang seharusnya menolong manusia, pada kenyataannya bisa menyimpang menjadi alat pembunuh manusia. Pada Kamis, 9 Juni 2022, di sebuah kantor polisi di Padang, Sumatera Barat, sepasang suami istri menangis histeris saat melaporkan kehilangan uang sebesar 1M 114 juta rupiah. Penyebabnya adalah karena mereka membuka tautan asing yang dikirimkan ke akun Whatsapp mereka. Di tempat lain kasus kejahatan siber ini berwujud pada pemanfaatan media sosial untuk merundung bahkan melakukan pelecehan seksual. Tidak sedikit korban yang menjadi trauma, tertekan dan bahkan membunuh dirinya. Kepintaran manusia memang mengagumkan, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa ia juga dapat merusak dan mematikan.

Salomo menyadari penyebab penyimpangan adalah, kelalaian untuk mengetahui, mengerti dan menerima didikan kebenaran, keadilan dan kejujuran yang ada dalam sikap takut akan TUHAN. Ketiga pengetahuan ini mengajarkan manusia dan memberi pertimbangan dan kecerdasan yang diperlukan untuk mengendalikan hawa nafsu dan kecongkakannya agar menjadi pribadi yang bermoral dan bertanggungjawab. Kebenaran dalam berpikir, keadilan dalam mempertimbangkan dan kejujuran dalam bertindak adalah kombinasi terbaik yang ditawarkan oleh hikmat, untuk mencegah penyimpangan pada manusia bahkan memampukannya untuk memperbaiki kerusakan. Manusia hanya perlu hidup takut akan TUHAN untuk memperolehnya, artinya patuh melakukan segala firman TUHAN dan meyakininya sebagai satu-satunya petunjuk yang membawa kepada kebenaran.

Memang benar bahwa tidak ada yang tidak bisa dirusak di dunia ini, tetapi pertanyaannya adalah di mana kita akan memposisikan diri. Pada posisi yang merusak ataukah yang mencegah kerusakan dan memperbaiki kerusakan? Semuanya bergantung pada keputusan kita untuk memilih hidup takut akan TUHAN. Amin.

 

 

Doa: Ya Tuhan, penuhilah kami dengan hikmat-Mu saja, sehingga kami dapat untuk terus bertanggung jawab dengan segala yang Kau berikan Amin

Editor : Alfianne Lumantow
RENUNGAN PAGI GPIB SABDA BINA UMAT