Yunus 4:1-3
RENCANA TUHAN LEBIH BESAR DARI EGO KITA
Kasih Allah tidak terbatas bagi semua dan belajarlah menjadi saluran kasih.
... Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih..." (ayat 2)
Suatu hari saat ada seorang gamer bersama timnya bermain sebuah game dalam suatu perlombaan.
Dengan percaya dirinya ia akan menang, karena sudah berlatih, ikut banyak lomba dan mendapatkan banyak peringkat juga poin.
Namun, dia tidak mengikuti koordinasi dengan sesama timnya untuk melawan tim lainnya, dan ia melangkah sendiri menyerang dan melawan tim lainnya.
Akhirnya setelah cukup lama bermain, mereka selesai berlomba dan mereka mendapatkan peringkat di bawah dari tim lawan nya.
Ia merasa marah dan kecewa. Namun, itu semua sia-sia karena ego seorang gamer ini membuat satu timnya kalah dalam perlombaan game ini.
Sobat muda, pernahkah mengalami hal diatas? Pasti sobat muda juga akan merasakan hal yang sama; sudah capek-capek berlatih, menaikkan peringkat, menambah poin tetapi hal itu sia-sia.
Sama halnya dengan bacaan kita hari ini, tentang Yunus yang marah dan kecewa kepada Tuhan, karena Yunus sudah datang dan sampai ke kota Niniwe untuk menjalankan misi dan tanggung jawabnya kepada Tuhan, tetapi Tuhan mengampuni dan tidak menghukum kota Niniwe.
Sesungguhnya ada rancangan Tuhan yang besar untuk kehidupan Yunus, dan Tuhan ingin melihat ketaatan Yunus serta sikap Yunus untuk musuh-musuhnya, yaitu belas kasih dan pengampunan.
Sobat muda yang dikasihi oleh Tuhan, mengasihi, memaafkan bahkan menerima musuh kita itu sangat sulit.
Hari ini kita diajak mempunyai sikap seperti Tuhan yang mau mengasihi orang yang telah berdosa dan mengampuninya.
Memang sulit, tetapi dengan bantuan Roh Kudus yang mendiami hati kita, kita mampu untuk melakukan seturut dengan kehendak Tuhan.
Kiranya Roh Kudus memampukan kita mempunyai sikap yang mengasihi dan mengampuni. Tuhan memberkati!. Amin
Doa: Ya Tuhan, qarilah aku untuk selalu mengasihi dan mengampuni, juga taat kepada-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow