Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Senin, 8 Desember 2025, Markus 8:14-16 Ragi Jahat VS Ragi Baik

Alfianne Lumantow • 2025-12-06 01:00:00
LOG GPIB
LOG GPIB

Markus 8:14-16

RAGI JAHAT VS RAGI BAIK

"Hati-hati dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Ragi Herodes" (ay.15)

Ragi adalah salah satu zat yang dipakai dalam membuat adonan kue atau roti. Ragi berperan penting dalam pembuatan roti, tanpa ragi, roti tidak akan mengembang dan akan menjadi bantat. Ragi dalam proses pembuatan adonan kue tidak tampak secara kasat mata, tetapi mempunyai pengaruh yang sangat besar.

Dalam nas bacaan, Yesus mengungkapkan untuk berhati-hati terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes. dalam konteks ketika Yesus bersama dengan para murid-Nya yang sedang kelupaan membawa roti. perkataan Yesus ini menimbulkan penafsiran yang berbeda dari para murid yang seolah-olah Yesus memberi ungkapan ini untuk menyindir bahwa Yesus menginginkan Roti. Namun jika membaca lebih jauh ternyata Yesus menyampaikan ungkapan ini bukan dalam arti ragi sebagai zat, tetapi sebagai sebuah perumpamaan. Perumpamaan untuk pengaruh dan ajaran dari orang Farisi dan Herodes sebagaimana juga yang tertulis Matius 16:12. Yesus mengajarkan bahwa pengaruh dan ajaran orang Farisi sekalipun tidak terlihat tetapi sangat berpengaruh. Pengaruh yang dapat merusak keyakinan dan ajaran yang telah Yesus ajarkan. Oleh karena itu, Yesus meminta murid-murid-Nya untuk berhati-hati. Dalam konteks kehidupan keluarga, "ragi" juga diperlukan. Pengaruh dan ajaran yang diterima dalam keluarga akan sangat berpengaruh dalam kehidupan keluarga itu sendiri. Pilihan berada di dalam keluarga akan memilih ragi yang jahat atau yang baik, tetapi kita diingatkan untuk berhati-hati terhadap ragi yang jahat. Kemudian Yesus memberikan ragi yang baik, karakter dan iman dalam keluarga ditentukan dan dipengaruhi oleh ajaran Yesus, terutama tentang kasih. Sama seperti yang disampaikan oleh Paulus kepada Jemaat di Korintus dalam 1 Korintus 5:8 untuk meninggalkan ragi yang lama dan mengganti dengan yang baru, yaitu kemurnian dan kebenaran. Amin.

 

Doa: Tuhan Yesus. Engkaulah Ragi dalam hidupku, kiranya kasih-Mu yang senantiasa mempengaruhi aku. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT