Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Kamis, 15 Januari 2026, Hakim-Hakim 6:38-40 Berserah Dan Percaya

Alfianne Lumantow • 2026-01-12 10:39:24

 

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Hakim-Hakim 6:38-40

TEMA : BERSERAH DAN PERCAYA SEPENUHNYA

demikianlah dilakukan Allah pada malam itu, hanya guntingan bulu itu yang kering, sedangkan diseluruh tanah itu ada embun (ay.40)

 

Saat malam tiba dan kesibukan berhenti, hati kita perlu kembali diingatkan: Tuhan tetap bekerja, bahkan ketika bukti-Nya belum terlihat.

Dalam pergumulan Gideon, kita melihat bahwa Tuhan tidak mengabaikan keraguan, justru menjawabnya dengan kasih dan kepastian.

Malam ini, kita diundang untuk berserah penuh, percaya sepenuhnya, dan bersyukur atas kesetiaan-Nya yang setia menopang kita sepanjang hari ini. Di tengah gelap, terang kasih-Nya tetap menyala.

 

Gideon memohon tanda tambahan dari Tuhan. Bukan karena memberontak, melainkan karena ia ingin yakin bahwa ia tidak salah melangkah.

Tuhan tidak memarahi, melainkan dengan lembut meneguhkan hatinya. Inilah kasih karunia.

Tuhan tidak jemu menghadapi iman yang masih bertumbuh. Bahkan ketika kita seperti berkata, "Tuhan, aku percaya, tapi tolong kelemahanku," Dia tidak berpaling.

Justru seperti embun yang turun diam-diam tapi pasti, kasih-Nya meresap meneguhkan. Seperti Gideon, kita pun butuh suplai anugerah baru di setiap fase kehidupan.

Dalam komunitas yang membangun, iman kita diuji namun juga dikuatkan oleh kesetiaan Allah.

Bersyukurlah, sebab di tengah segala keputusan, doa, dan keraguan hari ini, Tuhan tidak pernah lelah memberi tanda cinta-Nya. Ia adalah sumber damai malam ini.

 

Malam adalah saat untuk melepaskan beban dan percaya bahwa Tuhan sedang bertindak, bahkan ketika kita tidak tahu caranya.

Dari kisah Gideon, kita belajar bahwa keraguan tidak membuat Tuhan menjauh. Justru dalam keraguan, Tuhan mendekat dengan jawaban kasih yang meneguhkan. Ia mengerti kelemahan kita, dan tetap mengundang kita untuk percaya.

Maka mari menutup hari ini dengan hati yang berserah, percaya sepenuhnya, dan bersyukur atas setiap tetes embun anugerah yang Tuhan limpahkan. Sebab kasih setia- Nya tak pernah gagal, bahkan dalam gelap sekalipun. Amin.

 

Doa: Tuhan, malam ini kami bersyukur. Ajari kami percaya sepenuhnya bahwa Engkau bekerja setia, bahkan saat kami tertidur. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT