Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Minggu, 25 Januari 2026, Habakuk 1:5-6 Allah Bisa Memakai Siapa Saja Untuk Menegakkan Keadilan

Alfianne Lumantow • 2026-01-23 00:55:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Habakuk 1:5-6

TEMA : ALLAH BISA MEMAKAI SIAPA SAJA UNTUK MENEGAKKAN KEADILAN

"Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, terheran-heranlah dan tercenganglah..." (ay.5).

 

Pada bagian awal kitab Habakuk (ay.2-4), Sang Nabi bergumul tentang realitas yang terjadi di tengah bangsa Yahudi.

Adanya kejahatan dan kelaliman dari umat Tuhan, tetapi seolah Allah tetap berdiam diri dan membiarkannya.

Habakuk bertanya seolah meragukan kehadiran Allah, karena Allah membiarkan umat-Nya hidup dalam kelaliman dan tidak segera bertobat.

Namun di ayat selanjutnya (5 dan 6), Habakuk secara tegas memberitakan bahwa Allah hadir dan berkarya.

Munculnya bangsa Kasdim, Kerajaan Babel sesungguhnya adalah bukti kehadiran Allah yang memakai bangsa itu untuk menghukum Yehuda karena kejahatan dan dosanya.

 

Allah bebas menggunakan siapa saja, termasuk bangsa Kasdim yang lebih jahat karena tidak mengenal Allah, untuk menjadi alat keadilan-Nya bagi orang Yehuda.

Allah tetap hadir dan berkarya di tengah umat, walaupun dalam cara yang sulit dimengerti oleh Habakuk sendiri.

Namun dengan iman, sang Nabi menegaskan kepada orang-orang Yehuda, bahwa Allah Israel itu tidak berdiam diri terhadap ketidakadilan.

Ia tetap hadir dengan cara-Nya untuk menegakkan keadilan di tengah umat dan sesama.

 

Mungkin dalam kehidupan kita, kita pernah mengalami seolah kehidupan orang lain, yang tidak sungguh-sungguh di dalam Tuhan, tetapi kehidupannya lebih baik dari kita.

Jangan menyalahkan Tuhan dan menyerah lalu ikut-ikutan hidup seperti mereka yang tidak takut Tuhan. Percayalah bahwa.

Tuhan sedang menunjukkan kehadiran dan kasih-Nya kepada kita supaya kita semakin mengasihi Tuhan, dan mencintai kebenaran dan keadilan.

Percayalah bahwa Tuhan selalu punya cara untuk mengajarkan kita tentang keadilan yang harus dihidupi tiap waktu.

Kadang Tuhan menggunakan cara yang tidak kita sukai dan mengecewakan. Aminilah bahwa ada keadilan Allah di situ. Amin.

 

Doa: Tuhan tolong kami untuk selalu menghidupi keadilan-Mu melalui kehadiran kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT