Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Minggu, 8 Februari 2026, Yeremia 32:1-16 Jangan Terpuruk Bangkit Dan Bertindak

Alfianne Lumantow • 2026-02-05 15:13:36
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yeremia 32:1-16

TEMA : JANGAN TERPURUK, BANGKIT DAN BERTINDAKI

Walau pahit, terima kenyataan, namun teruslah berjuang

"Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Rumah, ladang, dan kebun anggur akan dibeli pula di negeri ini" (ay. 15).

 

Halo Sobat Muda,Pernahkah Anda merasa begitu tertekan oleh rentetan keadaan yang tiada henti?

Rasanya seperti berdiri di tengah badai besar, setiap hembusan angin membawa beban baru yang meremukkan. Dalam momen-momen seperti itu,

jangankan untuk berlari atau berjuang, untuk tetap berdiri tegak saja sudah terasa mustahil.

Beban hidup terasa begitu berat, menyelimuti hati dan pikiran, membuat langkah terasa kaku dan pandangan menjadi buram.

 

Kerap kali di tengah keterpurukan itu, muncul keraguan terhadap segala hal yang selama ini kita yakini.

Ketika semua upaya seolah tak berbuah, betapa sulitnya untuk tetap menggenggam janji-janji Tuhan.

Mampukah kita mempertahankan keyakinan di saat harapan terasa tipis, dan tetap percaya bahwa ada tangan tak terlihat yang menopang kita di saat tergelap?

 

Kisah Yeremia 32 menyajikan teladan iman yang kuat. Saat Yerusalem dikepung dan ia sendiri dipenjara,

Nabi Yeremia melakukan tindakan yang secara logis aneh: membeli sebidang tanah di Anatot.

Tindakan ini jauh dari sekadar transaksi; ini adalah simbol harapan dan wujud keyakinan mutlak pada janji Tuhan, yaitu bahwa "rumah, ladang, dan kebun anggur akan dibeli kembali" (ay. 15).

Iman Yeremia tidak hanya sebatas keyakinan hati, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dan berani, menegaskan bahwa iman harus terlihat dalam tindakan.

 

Sebagai generasi digital, kita mudah merasa terpuruk karena dikepung distraksi, tekanan sosial, dan ekspektasi yang tinggi.

Namun, kita diajak meneladani Yeremia untuk tetap berpegang pada janji-janji Tuhan.

Berjuang dengan iman berarti berani menghadapi tantangan hari ini, sambil yakin bahwa rancangan Tuhan selalu baik dan masa depan yang Dia sediakan indah, meskipun belum terlihat saat ini. Amin.

 

Doa: Tuhan aku percaya masa depanku ada dalam rancangan-Mu Tolonglah aku untuk menghidugu imanku melalu undukan mata setiap hari, Amin

 

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian