Pembacaan Alkitab : Yeremia 32: 17-19
TEMA : YANG BERSALAH PASTI DIHUKUM
Besar dalam rancangan-Mu dan agung dalam perbuatan-Mu. Mata-Mu terbuka melihat segala tingkah laku anak-anak manusia untuk mengganjar setiap orang sesual dengan tingkah lakunya dan sesuai dengan buah perbuatannya (ay.19)
Bila Bila menyaksikan atau merasakan tindakan ketidakadilan atau an, pertanyaan yang kerap muncul adalah: mengapa hal itu Bukankah orang yang melakukan kejahatan dan menentang kehendak Tuhan seharusnya dihukum?
Mengapa orang jahat justru terus berada dalam kejahatannya sementara umat-Nya menderita akibat kejahatan yang bukan hasil perbuatannya sendiri? Yeremia berada di posisi yang serba salah.
Tentu saja dia tidak ingin bangsanya binasa, sebaliknya berharap bahwa mereka akan selamat dan menikmati kebaikan Tuhan. Karena itu ia mengingatkan raja Zedekia agar mengikuti petunjuk Tuhan.
Akibat dari peringatannya, Yeremia malah dipenjarakan di pelataran istana karena dianggap tidak mendukung dan melemahkan semangat pasukan untuk melawan musuh.
Yeremia mengatakan bahwa bila mengandalkan kekuatan pasukan untuk melawan Nebukadnezar, maka Yerusalem akan jatuh ke tangan musuh dan rakyat termasuk raja akan ditawan.
Sekalipun demikian hal tersebut tidak berarti bahwa Tuhan kalah. Tuhan itu Mahakuasa. la mampu melakukan apa saja yang diinginkan-Nya.
Dalam keadilan-Nya, Tuhan menunjukkan kepedulian dan tindakan yang menyelamatkan umat Nya. la sangat mengasihi umat-Nya bahkan berjuang untuk menyelamatkannya. Tuhan itu adil dalam tindakan-Nya.
Kasih-Nya tidak bertentangan dengan tindakan-Nya yang adil. Yang bersalah pasti dihukum.
Tanah dan bangsa Israel akan mendapatkan kasih sayang Tuhan kembali (ayat 14). Allah sendiri yang akan bertindak menolong dan menyelamatkan umat-Nya.
Pada akhirnya, tidak ada seorang pun yang dapat luput dari keadilan Tuhan. Jangan pernah meragukan hal itu.
Karena itu, tetaplah berbuat baik, bahkan dalam situasi yang paling buruk sekalipun.
Teruslah berjalan dengan setia di jalan yang telah la tunjukkan, sebab la melihat dan memperhitungkan semuanya. Amin.
Doa: Walaupun kami menjauh sehingga menderita namun biarlah kasih-Mu tetap melindungi kami, ya Tuhan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow