Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Senin, 9 Februari 2026, Yeremia 32:37-38 Sembahlah Allah

Alfianne Lumantow • 2026-02-06 09:38:14
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yeremia 32: 37-38

TEMA : SEMBAHLAH ALLAH!

"Jika seseorang tidak memiliki sesuatu yang pantas untuk diperjuangkan sampai mati, ia tidak layak untuk hidup."…. Martin Luther King, Jr

"Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka." (ay. 38)

Nabi Yeremia memberikan praksis konkret tentang kehidupan menyembah Allah. Selama empat puluh tahun, ia setia menyampaikan pesan Tuhan tentang kehancuran yang akan datang atas Yehuda.

Ketika nubuatnya tergenapi, Yerusalem dikepung Babel dan kejatuhan sudah di ambang pintu, tapi umat justru mengeraskan hati.

Yeremia mengalami penolakan, pemukulan, dan nyaris kematian. Namun, ia terus bangkit dan bertekun dalam ketaatan.

Kemenangannya bukan terletak pada hasil duniawi, melainkan pada kesetiaan teguh terhadap perintah Tuhan di tengah penderitaan.

 

Yeremia adalah cerminan dari seseorang yang teguh berdiri pada keyakinannya, menyatakan kebenaran kehendak Allah meskipun didera pencobaan.

Melalui ketekunan ini, Allah memberikan janji pemulihan: mengumpulkan umat yang menderita di pembuangan dan membuat mereka diam dengan tenteram (ay. 37). Janji ini menyiratkan kerinduan Allah agar umat mengingat dan menyembah-Nya.

 

Sobat muda, dari teks ini, kita belajar bahwa menyembah Allah sejatinya diwujudkan melalui keyakinan yang teguh dan tak tergoyahkan.

Seseorang yang memiliki keyakinan kokoh memahami apa yang ia yakini; tujuan hidupnya, dan alasan di baliknya.

Keyakinan bukanlah sesuatu yang dipaksakan, melainkan pilihan tindakan. Sebuah kebenaran, misi, dan panggilan ilahi yang tidak berubah oleh waktu. opini, atau keadaan.

Sebagaimana Francis Kelley menulis, "Keyakinan adalah sumber utama tindakan, kekuatan pendorong kehidupan.

 

Milikilah keyakinan yang teguh kepada Allah! Ini bukanlah sekadar nasihat spiritual yang lembut, melainkan sebuah panggilan fundamental yang menuntut keputusan dan komitmen.

Berjalanlah dengan mantap dalam kebenaran kekal, bahwa apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Allah senantiasa berdaulat. setia, dan baik.

Keyakinan semacam ini adalah jangkar bagi jiwa kita, menopang kita agar tidak terombang- ambing oleh gelombang keraguan dan kesulitan. Amin.

 

Doa: Ya Allah terina kasih atax firman-Mu yong menegaskan kerakma Tambahkanlah intensitas iman kami setup hari. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian