Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 9 Februari 2026, Yeremia 32:37-38 Allah Yang Merawat Dan Membebaskan

Alfianne Lumantow • 2026-02-06 09:43:19
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yeremia 32: 37-38

TEMA : ALLAH YANG MERAWAT DAN MEMBEBASKAN

 

"... Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka tinggal dengan tenteram." (ay.37)

 

Kebiasaan orang Indonesia setiap mendapat jatah liburan/cuti akan pulang ke rumah orang tua atau kampung halaman. "Pulang tidak hanya berarti kembali ke sebuah bangunan, tetapi ke tempat di mana kita merasa aman, diterima, dan tenteram.

Ingatan yang indah masa lalu menambah kerinduan untuk pulang. Namun, bagaimana jkita tersesat begitu jauh sehingga lupa jalan pulang? Atau bagaimana jika kita yang sengaja lari dari rumah itu?

 

Bacaan kita hari ini berkisah tentang bangsa Israel yang menderita karena mereka telah berjalan menyimpang bahkan membelakangi Tuhan.

Walaupun hamba-Nya, nabi Yeremia, telah mengingatkan agar jangan melakukan perlawanan kepada pasukan Babilonia.

la juga bemubuat tentang kejatuhan Yerusalem ke tangan raja Babilonia. Nubuatan inilah yang telah membawanya ke penjara.

la dianggap telah melemahkan perjuangan pasukan Israel. Pada akhimya Israel kalah, ditawan dan diserakkan.

Namun demikian, sekalipun Allah murka kepada umat-Nya, la tetaplah mengasihi mereka. Yeremia menubuatkan bahwa Tuhan akan merawat, memperhatikan dan membebaskan mereka.

Dalam kasih-Nya yang dalam la menuntun umat-Nya, Israel, berjalan di jalan yang ditunjukkan-Nya.

 

Mari percaya dan menyerahkan diri kepada Tuhan yang sungguh mengasihi kita. Sesaat saja kita menderita lamanya, akan tetapi Allah kita adalah Allah yang kasih-Nya melampaui murka-Nya. Kita yang menjauh dan meninggalkan bahkan menentang Dia, tetap dikasihi-Nya.

Jangan pernah meragukan kasih-Nya yang besar. Karena itu mari kita terus komitmen dan bersedia mengikuti jalan Tuhan.

Jangan menahan langkahmu untuk pulang kepada-Nya. Jangan paksakan kehendak sendiri karena pengaruh lingkungan atau egomu.

Di dalam naungan kasih-Nya, kita akan menemukan tempat yang aman untuk memulihkan keadaan kita, serta kembali mendapatkan sukacita yang sejati. Amin.

 

Doa : Ya Tuhan, akibat perbuatan kami, penderitaan menimpa kami. Namun, kami mohon, tetaplah berbelas kasihan untuk menolong dan menyelamatkan kami. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT