Pembacaan Alkitab : Yeremia 33:1-9
TEMA : TUHAN YANG MEMULIHKAN
Allah dalam kasih-Nya yang berlimpah mau datang mencari dan menghampiri kita. Ia memanggil kita datang kepada-Nya
"Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan tidak terpahami, hal-hal yang tidak kauketahui." (ay. 3)
Kisah sepasang kekasih yang terpisahkan jarak dan kesibukan kerja menjadi cerminan pahit: janji setia manusia sering kali rapuh. Di tengah tekanan dan pengabaian, janji yang mulia pun kandas, digantikan luka tanpa upaya pemulihan.
Namun, di dunia yang penuh ingkar janji ini, kesetiaan janji Allah tetap tak tergoyahkan.
Dalam kitab Yeremia 33, kita diperhadapkan pada janji Tuhan yang spektakuler: "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan tidak terpahami, hal-hal yang tidak kau ketahui."
Panggilan untuk "berseru" ini bukanlah sekadar ajakan berdoa; ini adalah undangan tegas bagi umat untuk berbalik dan bertobat dari kehidupan yang sia-sia. Lantas, apakah "hal-hal besar" yang Aku akan dijanjikan?
Tuhan menjawab, "Sesungguhnya, mendatangkan kesehatan dan kesembuhan kepadanya; Aku akan menyembuhkan mereka dan akan menyingkapkan kepada mereka kesejahteraan dan keamanan yang berlimpah-limpah (ay. 6).
Ini adalah janji pemulihan total bagi Israel dan Yehuda dari kehancuran.
Janji setia Tuhan yang memulihkan ini berlaku melintasi zaman. Generasi kita rentan terluka. Bahkan sering dilabeli "generasi stroberi".
Mental kita dianggap lembek dan mudah menyerah, Jangan diam dan tidak peduli terhadap label itu.
Memang harus kita akui bahwa label tersebut mungkin mengandung kebenaran. Oleh karena itu, jangan pernah berdiam di zona nyaman.
Bangkitlah, bergeraklah maju menghadapi tantangan zaman dengan iman yang kokoh.
Rajinlah berdoa dan memanggil nama Tuhan. Biarkan kesetiaan-Nya memulihkan kita dari luka dan kerapuhan mental yang diciptakan oleh lingkungan sosial dan budaya populer.
Hanya dengan berseru dan berpegang teguh pada janji-Nya, kita dapat diubah dari generasi yang rentan menjadi alat pemulihan di tangan-Nya. DPR/al
Doa: Ya Allah yang setia, ajar kami untuk memegang janji-janji-Mu dengan teguh dan tak tergoyahkan, Bentuklah kami. pakai kami sebagai alat pemulihan yang kuat di tangan-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow