Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Jumat, 13 Februari 2026, Yesaya 55:8-9 Kehendak Tuhan VS Kehendak Manusia

Alfianne Lumantow • 2026-02-10 09:58:09
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yesaya 55:8-9

TEMA : KEHENDAK TUHAN VS KEHENDAK MANUSIA

Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN (ay.8)

 

Banyak orang yang ketika menghadapi penderitaan, seperti sakit yang berat, kalah, merugi besar, menjadi putus asa.

Merasa tidak ada harapan untuk bangkit, ya sudahlah, mau bilang apa lagi? Ini sudah nasib. Terima sajalah. Tinggal menunggu matinya saja.

Sikap ini akhirnya membuat mereka hanya berdiam diri dan tidak berbuat apa-apa, padahal di dalam Tuhan selalu ada jalan keluar dan pengharapan yang baru.

 

Ketika umat yang di pembuangan itu menderita sengsara, mereka merasa itulah jalan hidup mereka.

Tak ada lagi jalan keluar untuk bangkit dan menikmati yang baik. Mereka merasa bahwa Tuhan sudah meninggalkan mereka.

Tuhan sudah tidak peduli dengan nasib mereka, mereka tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Ya berputus asa.

Karena itu, Tuhan melalui hamba-Nya datang menyapa dengan mengatakan bahwa rancangan-Ku bukan rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku.

Itu dikatakan Tuhan karena Tuhan memang selalu mengasihi umat-Nya. Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka.

Yang terjadi justru sebaliknya, bangsa Israel yang sering meninggalkan dan menjauh dari Tuhan.

Namun bila mereka datang dan mencari serta menemukan Tuhan maka mereka akan terus menikmati kebaikan-Nya.

Seruan-Nya adalah jauhilah atau tinggalkanlah jalan dan rancanganmu yang terbatas! Hiduplah dalam rancangan Tuhan. Sebab la tetap mengasihi dan merencanakan yang terbaik bagi masa depan kita.

 

Mungkin Anda sedang mengalami pergumulan berat yang membuat semangat menjalani hidup pupus.

Ingatlah, Tuhan tidak pernah meninggalkan dan melupakan umat-Nya. Datanglah dan percayalah pada janji penyertaan-Nya.

Serahkanlah segala rencanamu kepada-Nya maka Dia akan membuatmu bersukacita.

Dia sangat peduli dengan kita semua dan rancangan Tuhan selalu yang terbaik apalagi bagi yang selalu berharap kepada-Nya. Amin.

 

Doa: Jangan biarkan kami merancang hidup kami sebab itu dapat membinasakan tetapi bimbinglah kami menyesuaikan keinginan kepada kehendak-Mu. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT