Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, Sabtu, 14 Februari 2026, Yesaya 55:12-13 Sukacita Yang Datangnya Dari Tuhan

Alfianne Lumantow • 2026-02-11 09:50:21
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Yesaya 55:12-13

TEMA : SUKACITA YANG DATANGNYA DARI TUHAN

Sungguh, kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan diantar dengan damai... (ay.12)

Penderitaan atau masalah berat yang kita hadapi sering kall karena perbuatan di masa lalu.

Karena sudah terjadi maka kita tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Yang bisa kita lakukan adalah memperbaikinya demi masa depan.

Apakah itu harus membuat kita tetap menderita? Bukankah Tuhan itu baik bagi semua orang?

Perubahan semak duri dan kecubung menjadi pohon sanobar, serta pohon murad adalah hal yang mustahil.

Sebab semak duri dan kecubung tanaman liar yang dianggap tidak berguna, berduri, dan menjadi simbol tanah yang terkutuk, gersang, terlantar akibat dosa.

Pohon sanobar (sejenis cemara) adalah pohon yang tinggi dan kokoh serta pohon murad adalah tanaman yang harum dan hijau, sering digunakan dalam perayaan, melambangkan kehidupan, kesuburan, keindahan, dan berkat.

Tetapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Ini yang diberitakan oleh nabi Yesaya.

Yang semula tandus dan gersang kini dipulihkan menjadi subur. Hidup yang dulunya penuh "duri" (penderitaan, dosa, luka) diubah menjadi "sanobar" (keindahan, berkat).

 

Mengapa dan bagaimana ini terjadi? Ternyata semua ini bukan hanya demi umat tetapi juga demi kemuliaan Tuhan.

Karena itu Tuhan tidak mungkin membiarkan umat menderita terus-menerus sebab la hendak menyejahterakan kita. Supaya nama-Nya dipuji dalam kehidupan kita.

Ia berkuasa melakukan segala sesuatu yang baik. Tuhan memanggil kita menjadi rekan sekerja demi kemuliaan nama-Nya.

 

Apa pun yang telah terjadi di masa lampau, tak dapat lagi diubah. la sanggup mengangkat kita dari keterpurukan dan menggantikannya dengan sukacita sejati.

Jangan biarkan masa lalu menghalangi kita untuk berjalan bersama-Nya menuju pemulihan yang telah la janjikan.

la mempersiapkan masa depan yang cerah bagi setiap orang yang mau berjalan dengan-Nya. Percayalah. Amin.

 

Doa: Terima kasih atas janji-Mu yang selalu tergenapi. Ajar kami selalu mau menyerahkan diri kepada-Mu agar terus menikmati sukacita-Mu. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT