Pembacaan Alkitab : Mazmur 29: 5-6
TEMA : BELAJAR MENDENGAR SUARA-NYA
Suara TUHAN mematahkan pohon aras, bahkan TUHAN menumbangkan pohon aras Libanon. (Ay. 5)
Sobat muda, pernahkah kamu mendengar suara Tuhan dalam perjalanan hidupmu? Seberapa penting suara Tuhan itu?
Tuliskaradi perjalanan hidupmu? Tuliskan di bawah ini! Jika penting, kenapa suara Allah begitu penting?
………………………………………………………………
………………………………………………………………
………………………………………………………………
Pemazmur mengajak umat melihat serta memahami gambaran tentang kemuliaan Allah yang terwujud melalui kedahsyatan suara-Nya.
Syairnya menggambarkan kekuatan suara Tuhan yang mampu mengguncangkan bahkan mematahkan apa pun yang terlihat kuat dan kokoh.
Hal ini secara jelas pemazmur menunjukkan, bahwa suara Tuhan mampu mematahkan dan menghancurkan pohon-pohon aras Libanon yang sangat terkenal tinggi, kuat dan kokoh.
Pada bagian lain, firman- Nya menegaskan bahwa tidak ada kekuatan dunia yang bisa melawan kekuasaan Tuhan.
Di sisi lain karena suara Tuhan juga mampu mengguncang dan menggerakkan gunung Libanon yang kokoh melompat-lompat.
Itu menunjukkan suara Tuhan menjadi simbol kekuatan yang mampu menggoncangkan segala sesuatu.
Hari ini, pemazmur mengajak umat menyadari akan kekuatan suara Tuhan dalam hidup manusia. Kuasa-Nya mampu mengubah apa pun yang tidak mungkin menjadi mungkin di dalam dunia ini.
Suara Tuhan yang mengguncang alam dalam gambaran pemazmur, hendak mengajak orang percaya untuk menyadari bahwa suara-Nya itu juga dapat menguncangkan dan menggerakkan hidupmu.
Bahkan dapat menghancurkan hidup manusia yang tidak berkenan di hadapan-Nya.
Karena itu marilah belajar merespons suara Tuhan dalam ketaatan dan penyerahan diri secara penuh kepada-Nya.
Pertanyaannya, "bagaimana caranya kita bisa mendengar suara Tuhan?"
Caranya, 1) Jadikan Tuhan sebagai fokus utama hidupmu;
2) Tekunlah dalam doa dan bangun keintiman bersama Tuhan;
3) Sikapilah penderitaan sebagai anugerah dan bukan beban.
Mari, temukan suara Tuhan dalam setiap doa dan gumul juang kehidupanmu yang dimulai dari kesetiaan membangun keintiman bersama-Nya. Amin.
Doa: Bapa, ajar aku untuk mengasihi-Mu dalam ketaatan melakukan seluruh perintah-Mu dengan baik. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow