Pembacaan Alkitab : Mazmur 47: 2-5
TEMA : RESPONS ATAS KARYA ALLAH YANG MENYELAMATKAN
"Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, eluk-elukanlah Allah dengan sorak- soral!" (ay.2)
Ajakan untuk memuji Allah disampaikan pemazmur kepada segenap umat yang ada di bawah kepernimpinannya sebagai wujud syukur atas keperkasaan Allah sebagai raja semesta.
Tepuk tangan serta ajakan memuliakan Tuhan melalui sorak-sorak menjadi penanda akan realitas kehadiran Allah dalam memberkati umat-Nya.
Pemazmur kembali mengingatkan agar umat tidak lalai dalam mempersembahkan pujian kepada Allah karena pemeliharaan dan perlindungan-Nya nyata dengan tersedianya tanah perjanjian yang menjadi milik pusaka Israel.
Hidup di tengah bangsa-bangsa lain yang seringkali menjadikan Israel sebagai musuh, membuat mereka rentan ditaklukkan oleh kuasa bangsa lain yang lebih kuat.
Tuhan Yang Maha Tinggi bertindak sebagai Raja Besar atas seluruh bumi yaitu melalui kuasa-Nya yang besar, bertindak menolong Israel sehingga musuh-musuh takluk di bawah kaki mereka.
Keamanan dan ketentraman sebagai wujud campur tangan Tuhan dalam menghadirkan tatanan kehidupan yang baik bagi umat-Nya, mendorong kesadaran baru untuk terus memuliakan Dia dalam ibadah dan pujian syukur.
Allah yang menyatakan kehadiran dan kedaulatan atas israel melalui peran-Nya sebagai raja Yang Maha Tinggi
Pengakuan bahwa Allah adalah raja, menuntut segala bangsa dan seluruh bumi untuk mengakui bahwa Dialah yang paling berkuasa.
Percaya pada kuasa Tuhan yang sanggup memelihara umat-Nya bahkan dari ancaman musuh yang jahat, menuntut umat hidup berserah kepada-Nya.
Setiap orang percaya adalah pribadi yang meyakini bahwa Tuhan yang sanggup menjamin kehidupan umat Nya sekalipun riuh kuasa dunia yang ingin memisahkan orang percaya dari kasih Allah.
Kendali Allah atas kehidupan umat kepunyaan-Nya, terbukti dalam sejarah perjalanan umat mulai jaman lampau sampai kehidupan masa kini.
Jangan menunggu untuk memuliakan Tuhan, sebab Tuhanlah Sang Penjamin kehidupan setiap orang percaya. Amin.
Doa: Pujian dan syukur ku persembahkan pada-Mu Tuhan, sebab Engkaulah yang memelihara kehidupanku. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow