Pembacaan Alkitab : Markus 14:6-9
TEMA : PENGHORMATAN TERAKHIR MARIA UNTUK YESUS
"Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku." (ay.8)
Sebuah ilustrasi: Seorang anak perempuan kecil datang ke rumah sakit setiap sore untuk menjenguk ibunya yang sakit keras.
Setiap kali ia datang, ia membawa satu bunga mawar dari taman kecil rumah mereka.
Suatu hari ibunya meninggal dunia. Orang-orang berkata: "Sayang, kenapa kamu tidak menyimpan bunganya untuk dikirim saat pemakaman nanti?".
Anak itu menjawab dengan polosnya: "Mama tidak bisa melihat bunga yang dikirim saat sudah dikuburkan, aku ingin Mama melihat dan mencium wangi bunga itu saat dia masih hidup".
Maria menerima pernyataan Yesus bahwa la akan mati dan bangkit pada hari ketiga. Murid-murid sukar menerima bahkan agak memaksakan agar Yesus menjadi Mesias-Politis, yakni tokoh Mesias harapan bangsanya untuk membebaskan dari kekuasaan Roma.
Yesus memperkenalkan diri-Nya adalah Mesias-Hamba, seorang Mesias yang bersedia menderita seperti seorang hamba yang taat.
Dengan pemahaman ini, maka tindakan Maria meminyaki Yesus sebagai "persiapan" untuk penguburan-Nya adalah perkataan Tuhan Yesus yang penting, dan Markus sebagai penulis sangat cerdas mengangkat kisah ini untuk meyakinkan bahwa orang bisa percaya dan melakukan tindakan penuh hormat seperti Maria. Dalam realitas, seperti anak perempuan memberikan yang terbaik bagi mamanya waktu masih hidup.
Itulah yang dilakukan anak perempuan dan Maria, memberikan penghormatan, memberikan yang terbaik melampaui logika ekonomi.
Dunia yang diwarnai hedonisme dan materialisme tentu saja terkendala, karena penghormatan dilakukan dengan perhitungan: apakah bukan pemborosan?
Apakah tidak sebaiknya diberikan kepada orang miskin? Apakah tidak sebaiknya diinvestasikan dananya sehingga makin berkembang, yang pada gilirannya bisa menopang pelayanan gereja?
Apakah yang dapat kita lakukan sebagai penghormatan kepada Tuhan yang mau mati bagi kita, sehingga kita menang atas dosa dan hidup baru yang terus menerus diperbarui? Amin,
Doa: Tuhan, mampukan aku memberikan yang terbaik bagi-Mu. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow