Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Pemuda, Renungan Harian, Minggu, 8 Maret 2026, Mazmur 73:21-22 Tuhan Ada Dalam Segala Keadaanku

Alfianne Lumantow • 2026-03-06 08:40:19

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 73: 21-22

TEMA : " TUHAN ADA DALAM SEGALA KEADAANKU "

"Tuhan selalu ada saat ku sedih, kecewa bahkan saat aku merasa menderita

Ketika hatiku pedih dan buah pinggangku seperti tertusuk-tusuk (ay 21)

 

Saat kita mendapatkan kebahagiaan, kesuksesan, kelancaran dalam menjalani ini sesegera Ibadah Pengucapan Syukur untuk mensyukuri penyertaan dan berkat yang Tuhan berikan dalam kehidupan ini.

Bagaimana bila kita mengalami kesulitan hidup, kegagalan, kesedihan bahkan penderitaan dalam menjalani kehidupan ini?

Akankah mengadakan Ibadah Pengucapan Syukur atau malah menjauh dari Tuhan karena merasa ditinggal oleh-Nya?

 

Mazmur 73 dikenal sebagai Mazmur Asaf. Asaf adalah seorang Lewi yang dikenal sebagai seorang pemimpin koor dan pemusik pada masa Raja Daud.

Mazmur 73 menceritakan pergumulan pemazmur yang mengalami ketidakadilan mengenai kemakmuran orang fasik dan penderitaan orang benar.

Ayat 21-22 menggambarkan bahwa Asaf iri dengan kemakmuran orang fasik (orang yang jauh dari Allah) sedangkan ia masih mengalami penderitaan.

Meskipun begitu Asaf tetap yakin Tuhan ada hadir dalam hidupnya.

 

Sobat muda, memulai minggu yang baru ini kita merenungkan 2 ayat dari Mazmur 73 yang ditulis oleh Asaf.

Terlihat nyata, bahwa keadaan pada zaman itu membuat iri hati orang-orang yang taat pada firman Tuhan terhadap orang fasik.

Bagaimana mungkin orang yang jauh dari Tuhan lebih sukses dan tidak menderita daripada orang yang dekat dengan Tuhan?

Hari ini kita diajak untuk memahami proses penyertaan Tuhan untuk membentuk hidup kita sebagai pemuda pada masa kini.

Penyertaan Tuhan tidak selalu dengan kebahagiaan atau kenyamanan, tetapi penyertaan Tuhan tetap ada saat kita mengalami kekecewaan, kesulitan, bahkan saat kita mengalami penderitaan.

Dibutuhkan kesetiaan untuk tetap pada jalan-Nya dan kejujuran di hadapan Tuhan dalam kelemahan yang sedang kita rasakan.

Kekuatan yang kita peroleh hanya karena penyertaan Tuhan bukan karena diri kita mampu. Amin.

 

Doa: Tuhan, kami mau belajar untuk selalu bersyukur apa pun keadaan kami.. Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian