Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Senin, 9 Maret 2026, Mazmur 73:25 Hanya Engkau Dambaanku

Alfianne Lumantow • 2026-03-06 08:56:47

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 73:25

TEMA : HANYA ENGKAU DAMBAANKU

Siapakah yang kumiliki di surga kecuali Engkau? Selain Engkau tak ada yang kudambakan di bumi (ay.25)

 

Setiap orang memiliki figur yang didambakan. Didambakan berarti sesuatu yang sangat diinginkan, diidamkan, atau dirindukan.

Di sini, pemazmur hampir tergelincir dalam imannya ketika ia melihat orang fasik hidup tenteram sedangkan orang benar mengalami penderitaan.

Namun, ketika ia mengarahkan hatinya kepada Tuhan yang berkuasa di surga dan di atas bumi, ia menyadari bahwa hanya Tuhan saja yang ia dambakan.

 

Bagi pemazmur harta yang paling berharga dan didambakan ialah kekalan persekutuan dengan Tuhan Allah.

Sebab, ia telah menyadari di mana rasa aman dan makna sejati dapat ditemukan di dalam hubungannya yang intim dengan Allah, dan keduanya tidak dapat ditemukan melalui harta benda.

Hal inilah yang membedakan dengan orang-orang fasik pada zamannya. Mereka merasa bahwa hal yang didambakan ialah ketika memperoleh keberhasilan melalui harta kekayaan.

 

Demikian juga dalam hidup ini, kadangkala kita terjebak pada keinginan duniawi seperti materi, jabatan, kenyamanan dan harta kekayaan sebagai sesuatu yang kita dambakan.

Padahal semuanya itu bersifat duniawi dan sementara. Bahwa sebagai manusia hal-hal di atas masihlah kita perlukan dan butuhkan, tetapi jangan pernah hal tersebut menjadi prioritas utama yang didambakan.

Di sinilah kita diingatkan bahwa yang penting dan perlu menjadi prioritas yang kita dambakan ialah membangun dan memelihara relasi atau persekutuan dengan Tuhan.

Sebab, ketika kita menyadari bahwa Tuhan adalah harta terbesar kita, maka kita tidak akan mudah goyah dalam keadaan. Hati kita akan tetap teguh, sebab kita tahu kepada siapa kita bersandar.

Mari jadikan Tuhan bukan hanya sebagai penolong, tetapi sebagai satu-satunya tujuan dan dambaan hati kita, di bumi maupun di surge. Amin

 

Doa: Ya Tuhan, Engkaulah dambaan kami, hanya Engkaulah yang kami rindukan. Kepada-Mu kami menyerahkan kehidupan ini. Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT