Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Selasa, 10 Maret 2026, Mazmur 73:27-28 Jangan Menjauh DariNya

Alfianne Lumantow • 2026-03-07 00:30:00

LOGO GPIB
LOGO GPIB

Pembacaan Alkitab : Mazmur 73: 27-28

TEMA : JANGAN MENJAUH DARI-NYA

Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang tidak lagi setia kepada Engkau (ay.27)

 

Ketika dalam suatu hubungan, salah satu pihak semakin berjarak dan menjauh, maka hubungan tersebut akan mengalami kerenggangan bahkan dapat berakhir.

Sebab, yang diperlukan ialah kesetiaan untuk selalu bersama dan melekat. Demikian juga yang ingin disampaikan oleh pemazmur.

la sadar bahwa satu hal yang penting tentang hidup sejati hanya dapat ditemukan dalam kedekatan dengan Allah.

Ia menyadari bahwa menjauh dari Allah akan berakhir pada kebinasaan, karena terpisah dari sumber kehidupan sejati.

 

Menjauh dari Tuhan berarti melepaskan relasi yang intim dengan Tuhan. Bagi pemazmur, hal itu digambarkan seperti perzinahan rohani atau suatu penyelewengan terhadap kasih dan kesetiaan Allah.

Menjauh dari Tuhan berarti seseorang kehilangan arah dan tujuan hidup yang sejati. Itulah keadaan yang akan dialami setiap orang yang menjauh dari Tuhan.

Akan tetapi, pemazmur memutuskan tetap memilih dekat kepada Tuhan. Ia menyadari bahwa hanya dalam penjagaan dan perlindungan Tuhan sajalah, akan diperoleh damai, kekuatan, dan sukacita yang sejati.

Dekat dengan Tuhan berarti hidup yang selalu melekat dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.

 

Oleh karena itu, kita diajak untuk merefleksikan kembali perjalanan hidup kita. Apakah saat ini kita tetap melekat kepada Tuhan? atau justru sebaliknya, tanpa kita sadari kita sedang menjauh dari Tuhan?

Hal itu bisa saja terjadi karena kesibukan kita yang membuat ruang perjumpaan dengan Tuhan menjadi minim, atau berbagai tindakan yang kita perbuat justru melukai sesama kita.

Padahal panggilan orang yang melekat kepada Tuhan adalah panggilan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri. Dengan demikian, pada pagi hari ini kita diingatkan untuk kembali mendekat kepada-Nya.

Tuhan rindu memimpin dan menuntun jalan hidup kita. Di dekat-Nya, kita menemukan hidup yang penuh makna. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, tuntunlah kami, agar selalu dekat pada-Mu, sebab hanya dekat pada-Mu saja, kami memperoleh kebaikan. Amin

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT