Pembacaan Alkitab : Mazmur 77: 12-13
TEMA : MENGINGAT DAN MENUTURKAN-NYA
Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman dahulu (ay.12)
Sering kali, pada saat berhadapan dengan peristiwa hidup yang berat, tidak sedikit orang akan mengalami putus asa.
Padahal, bisa saja sebelumnya pernah memiliki pengalaman yang sama dan merasakan pertolongan Tuhan di dalamnya.
Seakan, pengalaman iman itu dapat sirna begitu saja di tengah persoalan berat yang sedang dihadapi.
Disinilah pemazmur hendak mengajak umat untuk kembali memusatkan hati kepada Tuhan, serta mengingat perbuatan-perbuatan-Nya di masa lalu.
Pernyataan ini bukan sekadar nostalgia bersama Tuhan, tetapi suatu keputusan iman untuk melihat keadaan sekarang dalam terang karya Tuhan yang telah terbukti nyata.
Apa yang diingat oleh Pemazmur? la tidak sekadar mengenang peristiwa, tetapi menyadari bahwa mukjizat Tuhan, karya dan perbuatan-Nya yang perkasa adalah cermin dari karakter-Nya yang tidak berubah. Kasih setia-Nya tetap sama di sepanjang lintasan kehidupan.
Dan ini bukan hanya soal apa yang Tuhan pernah lakukan, tetapi tentang siapa Tuhan itu sendiri yang setia, berkuasa, dan penuh kasih.
Mengingat pekerjaan Tuhan di masa lalu memberikan dasar yang kokoh untuk berharap di hari ini dan esok.
Meskipun situasi kita belum tentu berubah, ingatan akan kesetiaan-Nya membangkitkan keberanian dan kepercayaan.
Tuhan tidak dibatasi oleh masa lalu, tetapi masa lalu itu menjadi bukti dari kasih dan kuasa-Nya yang tetap bekerja sampai sekarang.
Mari kita belajar seperti Pemazmur: dalam doa-doa kita, pusatkan kembali perhatian kepada Tuhan.
Ingat perbuatan-perbuatan-Nya, renungkan mukjizat-Nya, dan teguhkan hati kita dalam pengharapan yang hidup.
Sebab Tuhan yang dahulu menolong, adalah Tuhan yang sekarang menyertai. Oleh karena itu, kita bukan saja menjadi kuat di dalam menghadapi tantangan hidup yang berat.
Tetapi kita juga harus menuturkan kasih dan perbuatan Allah yang besar melalui tutur kata dan perbuatan. Amin.
Doa: Ya Tuhan, betapa besarnya perbuatan-perbuatan yang telah Engkau lakukan dalam perjalanan hidup kami. Ajarlah kami untuk selalu mengingat perbuatan-Mu yang ajaib dan baik itu, sehingga kami kuat menjalani kehidupan ini. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow