Pembacaan Alkitab : Mazmur 77: 14-16
TEMA : JALAN-MU KUDUS
Ya Allah, jalan-Mu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami? (ay.14)
Bagian ini merupakan suatu madah yang menganggungkan Tuhan atas karya-Nya yang telah membebaskan Israel dari Mesir.
Jalan Tuhan atau rencana keselamatan-Nya memang kudus. Apa yang dimaksud dengan jalan Tuhan kudus?.
ini tidak hanya mengacu pada rute atau arah, tetapi lebih dalam menunjuk pada cara Tuhan bekerja dan bertindak dalam sejarah umat-Nya yang unik, murni dan tidak bercela.
Bahkan, Tuhan bekerja dengan cara yang melampaui pemahaman manusia, tetapi selalu benar, adil dan setia.
Pada bagian ini, pemazmur sedang mengingat kembali perbuatan Tuhan yang besar, khususnya pada saat membebaskan bangsa Israel dari perbudakan mesir dan menuntun mereka berjalan di laut Teberau yang terbelah.
Pemazmur sadar, meskipun jalan Tuhan kadang tidak dapat diprediksi, diduga atau dimengerti sepenuhnya, tetapi tindakan dan karya-Nya selalu membawa umat pada keselamatan dan pemulihan.
Jalan kudus Tuhan juga mencerminkan karakter-Nya yang tidak berubah. Ia tidak pernah bertindak di luar kekudusan dan kebenaran-Nya.
Oleh karena itu, renungan pada malam hari ini mengajak kita untuk mengimani bahwa jalan Tuhan yang tak terselami itu adalah jalan yang kudus dan benar.
Sering kali kita tidak selalu bisa memahami dan mengerti langkah-Nya yang disediakan bagi kita, tetapi kita dapat mempercayai-Nya secara penuh, karena tidak ada Allah yang seperti Dia yang setia dalam segala jalan-Nya.
Berjalan di jalan-Nya yang kudus, berarti kita diingatkan dan diajak untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang kudus juga. D
engan demikian, kesucian, kemurnian dan kebenaran hidup harus terus diwujudkan dalam setiap langkah kita, baik dalam keluarga, persekutuan dan masyarakat. Amin.
Doa: Ya Tuhan, tuntuniah kami untuk selalu berjalan di jalan-Mu yang kudus itu dengan tindakan dan perbuatan yang tidak bercela. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow